Laman

Jumat, 25 September 2015

Bible bukan Injil - Apakah Bible Firman Tuhan ?

Bagaimana cara mengdentifikasi sebuah kitab yang dinyatakan berasal dari Tuhan adalah benar-benar Kitab Tuhan? Salah satu tes, dari sekian banyak tes adalah bahwa sebuah pesan yang berasal dari Yang Maha Mengetahui haruslah konsisten. Harus bebas dari ketidak-sesuaian dan pertentangan.



Dr.G.C Van Niftrik dan Dr. B.J Bolland :
"Kita tidak usah malu-malu, bahwa terdapat berbagai kekhilafan di dalam Alkitab; kekhilafan-kekhilafan tentang angka-angka perhitungan; tahun dan fakta. Dan tak perlu kita pertanggungjawabkan kekhilafan-kekhilafan itu pada caranya, isi Alkitab telah disampaikan kepada kita, sehingga kita akan dapat berkata: "Dalam naskah aslinya tentu tidak terdapat kesalahan-kesalahan, tetapi kekhilafan itu barulah kemudian terjadi di dalam turunan naskahitu. Isi Alkitab juga dalam bentuknya yang asli, telah datang kepada kita dengan perantaraan manusia" (Dogmatika Masa Kini, BPK Jakarta,1967, hal 298).

Baca juga:
Daftar Kontradiksi Perjanjian Lama & Perjanjian Baru
http://injilkristen.tripod.com

Dengan tulus kami, umat Islam meyakini bahwa segala sesuatu yang diajarkan Yesus berasal dariTuhan. Itulah Injil, berita baik dan petunjukdari Tuhan untuk bani Israil. Dalam seluruh hidupnya Yesus tidak pernah menulis sebuah kata pun, dan juga tidak memerintahkan seorang pun untuk melakukan hal tersebut. Injil yang dipergunakan saat ini adalah hasil pekerjaan tangan dari orang yang tidak diketahui namanya.

Menurut Islam, Bibble memang ada sebagian mengandung firman Tuhan, tapi ada begitu banyak keraguan di dalam isinya. Mereka yang menghormati bukti-buktinya tentuakan setuju bahwa Perjanjian Baru bukanlah sebuah kitab suci. Tapi bagi mereka yang hanya ingin menutup mata dan telinga karena semua ini tidak terasa nyaman dan memang tidak mudah untuk menjadi orang yang jujur, maka silahkan saja.

Baca juga:
Pandangan Al-Quran tentang Kitab Injii dan Taurat - Kitab Injil menurut Islam

Injil adalah kata yang sering digunakan, tetapi Injil yang bagaimanakah yang diajarkan Yesus? Dari 27 kitab Perjanjian Baru, hanya sedikit yang dapat diterima sebagai perkataan Yesus. Umat Kristen bangga dengan Injil Matius, Injil Markus, Injil Lukas, dan Injil Yohanes, tetapi tak ada sebuah pun Injil Yesus!

"Collins" pada halaman 139. Catatan dalam Injil ini dipersiapkan dan diedit oleh Pendeta David J. Fant, Litt. D., Sekretaris Umum perkumpulan Injil New York. Umumnya, jika pendeta Kristen yang baik mempunyaikeyakinan bahwa Injil adalah Firman Tuhan, mereka juga akan mengatakan hal yang sama, tetapi dengan jujur (malu-malu) mereka mengakui: "Penulis - Tidak diketahui! "

Dr. W Graham Scroggie dari Moody Bible Institute, Chicago, adalah salah seorang penginjil yang paling dihormati di dunia, menyatakan dalam bukunya "Is Bibble The Book Of God" .,.(halaman 17) mengungkapkan:
"Benar, Injil adalah bersifat manusia, meski beberapa orang yang tidak berdasarkan pengetahuan, telah menging-kari hal ini. Kitab-kitab itu telah melalui pikiran manusia, ditulis dalam bahasa manusia, dengan tangan manusia, dan mengandung gaya karakteristik manusia."
Dari 5.700 manuskrip Yunani yang seluruh atau sebagian darinya adalah Perjanjian Baru. Semua manuskrip ini berbeda-beda. 

Kenneth Cragg, Uskup Anglican dari Yerusalem, berkata dalam bukunya "The Call of the Minaret" pada halaman 277"Tidak begitu dengan Perjanjian Baru.... Terdapat penyingkatan dan editing, terdapat pilihan, reproduksi dan pembuktian. Di balik penulis Kitab tersebut terdapat pemikiran Gereja. Kitab tersebut mewakili pengalaman dan sejarah."

Bart D. Ehrman merupakan salah satu sarjana yang paling dihormati dalam bidang “kritikteks Bible.” Dia berkomentar:

“Kemungkinan, lebih mudah untuk menaruh masalah ini dalam studi perbandingan. Ada lebih banyak perbedaan dalam manuskrip Bible daripada banyaknya kata-kata di dalam Perjanjian Baru. Bahkan beberapa sarjana memperkirakan ada sebanyak 400.000 perbedaan di dalam manuskrip. Kenapa ada begitu banyak perbedaan dalam manuskrip-manuskrip ini?  Para sarjana menyimpulkan bahwa para penulis Bible tidak terlatih, tidak dapat dipercaya, banyak yang tidak kompeten, banyak yang buta huruf, dan beberapa dari mereka tidak jujur."

Plagiarisme Atau Pencurian Literatur
Plagiarisme berarti pencurian literatur. Disebut plagia-risme jika seseorang menyalin kata demi kata dari tulisan lain dan menjualnya sebagai miliknya sendiri. Matius, Markus dan Lukas. Ketiga penulis ini, siapa pun mereka, telah melihat dokumen umum tersebut.

Setelah dilakukan penelusuran manuskrip,ternyata ketika seorang penulis Bible telah menyalin sebuah kalimat dengan benar, kemudian menyalin sebuah kalimat dan membuat kesalahan, dan setiap kali mereka menyalin setelahnya, mereka juga menyalin kesalahan itu terus-menerus. 

Jelas bahwa mereka menyalinnya huruf per huruf bukan kata per kata. Dengan kata lain, mereka tidak mengerti apa yang mereka salin, bahkan ketika mereka salah mengeja sebuah kata, maka mereka akan terus menyalin kata yang salah itu dan begitu seterusnya, dan tidak memperbaiki kesalahan itu.

Hetzger dan Ehrman mengatakan:
“Hampir seluruhnya, jika tidak semua, dari para penulis Bible yang merupakan amatiran dalam seni menyalin dan ada banyak kesalahan, yang tanpa keraguan menyebabkan kerusakan dalam teks, seiring mereka terus menyalinnya.”

Profesor Cumptsy memperingatkan Para Penginjil:
"Tangan manusia, semuanya terlalu manusiawi, memainkan kerusakan terhadap yang dinama-kan Firman Tuhan ini- Injil. Meski demikian, para penginjil memaksa bahwa setiap kata, koma dan titik dari Injil adalah Firman Tuhan!"

Bible merupakan kumpulan dari banyak kitab. Bible yang saat ini dibaca orang-orang terdiri dari 27 kitab. Dan sebanyak 9dari 27 kitab adalah palsu atau diduga kuat dipalsukan. 9 kitab yang mana saja? Efesus, Kolose, II Tesalonika, I Timotius, II Timotius, Titus, I Petrus, II Petrus, dan Yudas. Sepertiga dari injil-injil di Perjanjian Baru merupakan kitab palsu atau diduga palsu.
Graham Stanton berkomentar
Semua gospel, tidak seperti hampir seluruh tulisan Graeco Roma, adalah tanpa nama. Nama-nama gospelnya yang seakan-akan memberikan nama dari si pengarang, (Gospel menurut....) bukanlah bagian dari manuskrip aslinya karena mereka baru ditambahkan pada abad ke-2.”

72 pakar Alkitab internasional yang tergabung dalam“The Jesus Seminar”dengan kerendahan hati & dengan jujur menyatakan :


"82% persen kalimat yang katanya diucapkan Yesus di dalam kitab-kitab Injil sebenarnya tidak pernah diucapkan oleh Yesus."



“Eighty-two percent of the words ascribedto Yesus in the Gospels were not actually spoken by him.”


Jadi siapa Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes? Bukan nabi dan tidak punya hubungan dengan Yesus

The Plain Truth, Sebuah jurnal/majalah Kristen yang berpusat di Amerika dalam judul"The Bible- world's Most Controversial Book." (Juli 1975) mengungkapkan:
"Bibble Secara kontinyu telah disalah-gunakan dan diselewengkan untuk membuktikan hampir setiap kejahatan yang dikenal manusia"

Markus adalah sekretarisnya Petrus dan Lukas adalah temannya Paulus. Dalam Gospel Lukas dan Matius, ada daftar nama-nama murid Yesus, tapi Markus dan Lukas tidak masuk daftar nama itu, jadi mereka bukan muridnya Yesus. Meskipun jika mereka yang menulis Gospel, tapi mereka bukanlah murid Yesus.

Graham Stanton membuat pertanyaan yang menarik:
“Apa alasannya untuk menerima Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes sebagai kitab yang benar? Karena secara umum disetujui bahwa Markus dan Yohanes tidak ditulis oleh nabi. Dan Lukas kemungkinan tidak punya hubungan dengan nabi.”

Professor Ehrman bahkan lebih tajam lagi dalam analisisnya:
“Sarjana yang kritis sebagian besar sepakat bahwa Matius tidak menulis Gospel yang pertama, Yohanes tidak menulis Gospel yang keempat, dan Petrus tidak menulis I Petrus dan kemungkinan juga tidak menulis II Petrus. "

Dalam kata pengantar terjemahan Injil Lukas, seorang penginjil, J.B. Phillips, mengatakan - 
"Dalam segala penga-kuannya, Lukas dengan teliti membandingkan dan mengedit bahan-bahan tulisannya, tetapi kelihatannya dia mempunyai kecenderungan untuk menambahkan bahan-bahan yang berhubungan dengan Tuhan, dan kita bisa menebak secara masuk akal pada sumber-sumber tulisan yang dibuatnya"

Tidak ada satupun kitab Perjanjian Baru yang pernah ditulis oleh murid-murid Yesus, tapi ada kitab ditulis Paulus. 

SURAT - SURAT PAULUS



Apakah semua ini terdengar akrab bagiAnda? Teologi Paulus menjadi dominan dalam gerakan Kristen.Paulus berkhotbah selama sekitar 30 tahun setelah masa Yesus.Dia menyebarkan pandangannya melalui perjalanan misinya di banyak negara dan ia menulis surat kepada jemaat-jemaat muda yang ia didirikan atau mengunjungi.Surat-suratnya disimpan dan beredar di kalangan orang Kristen awal.

*.Surat Roma - Rasul Paulus
*.Pertama Surat kepada jemaat di Korintus - Paul
*.Kedua Surat kepada jemaat di Korintus - Paul
*.Surat kepada jemaat Galatia - Paul
*.Surat ke Efesus - Paul
*.Surat kepada jemaat Filipi - Paulus
*.Surat Kolose - Paul
*.Pertama Surat Tesalonika - Paul
*.Kedua Surat ke Tesalonika - Paul
*.Pertama Surat Timotius - Paul
*.Kedua Surat Timotius - Paul
*.Surat kepada Titus - Paul
*.Surat kepada Filemon - Paul
*.Surat Ibrani - Anonymous, tradisional dikaitkan dengan Paul.

Tentu saja, dari 13 kitab di dalam Perjanjian Baru yang berdasarkan namanya, 7 diantaranya ditulis oleh Paulus dan disepakati oleh hampir semua sarjana sebagai kitab otentik.”

Nyonya Ellen G. White, seorang "Nabi" gereja Advent Hari Ketujuh, dalam komentar Injilnya pada buku pertama halaman 14, memuat pengakuan tentang kesalahan "Kitab Suci Injil". mengungkapkan:
"Injil" yang kita baca saat ini adalah hasil pekerjaan banyak penyalin yang dalam banyak hal."

Sebuah Pemeriksaan Dr Graham Scroggie pada halaman 29 dalam buku yang telah disebutkan tadi mengaku: "Marilah kita benar-benar jujur sewaktu membahas permasalahan ini, (apakah Injilfirman Tuhan?). Pikirkan bahwa kita hendak mendengar apa yang dikatakan Injil tentang hal tersebut.
John Davidson,dari Cambridge University dalam bukunyaThe Gospel of Jesus, halaman 812-813 mengatakan: "Paulus aktif (menjalankan misi Kristen) ditahun 50an sampai 60an ketika murid- murid Yesus masih hidup, baik di Patestina maupun di tempat lain, dan mereka tidak akan pernah mempercayai keterangan Paulus tentang Tuan mereka (Yesus). Bagi murid-murid Yesus, posisi Paulus selalu dianggap sebagai ancaman"

"Paul was active in 50s and 60s AD when many of Jesus' direct disciples were still alive, both in Palestine and elsewhere, andthey would never have believed Paul in preference to their own Master. Amongst the disciple of Jesus, Paul's position always seem to have been that ofan enemy"

John Davidson, kembali menyatakan: "Kemana saja Paulus pergi, nampaknya Paulus menjadi provokator kerusuhan baru. Para murid Yesus di Yerusalem tidakpernah merasakan persoalan serumit ini sebelumnya."

"Where ever he went, Paul seemed to stir up new trouble. The disciples living in Jerusalem had never previously encountered such extreme difficulties"


Dari total 27 Kitab Perjanjian Baru, lebih setengahnya ditulis oleh Paulus.bahwa dalam "Injil" yang merupakan Kitab Suci Yesus, sembilan puluh persen lebih dari 27 Kitab Perjanjian Baru ditulis dengan tinta hitam.Ini merupakan pengakuan terus terang dalam Injil. Misionaris Kristen juga mengakui bahwa sebenarnya berasal dari Paulus.Paulus sendiri mengatakan:

“tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliannya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang pendusta” (Roma 3 : 7). 

Ayat ini menyatakan (menurut anggapan mereka) bahwa “Berbohong demi menyebarkan doktrin adalah dibenarkan”,

A.N. Wilson dalam bukunya"Paul the Mind of the Apostle"halaman 25:
"Fakta Arkeolog memperlihatkan bahwa Tarsus adalah pusat kegiatan Penyembahan Dewa Mithra sampai dengan keruntuhan Kerajaan (Romawi). Ciri yang paling jelas dari penyembahan Dewa Mithra adalah upacara meminum darah sapi atau meminum secangkir anggur yang melambangkan darah). Kalaupun orang tua Paulus adalah orang Yahudi yang mengharamkan darah, tetapi karena Paulus sejak kecil sudah terbiasa dengan upacara penyembahan berhala ini, sehingga baginya, darah sudah merupakan sumber kekuatan dan penebus dosa sesuai dengan ajaran penyembah Dewa Mithra dan Dewa Herakles."

"Archeologists show that Tarsus was a centre of keen Mithraic worship until thedownfall of the Empire. The most distinctive feature of Mithraic worship isthat the initiates either drank the blood of the sacred bull or drank a chalice of wine as a symbol representation of blood"
Surat Paulus Kepada Jemaat di Korintus:
"Bukankah cawan pengucapan syukur, yang atasnya kita ucapkan syukur, adalah persekutuan dengan darah Kristus? Bukankah roti yang kita pecah-pecahkan adalah persekutuan dengan tubuh Kristus?" (1 Korintus 10:16)

Lalu Ia mengambil roti, mengucap syukur, memecah- mecahkannya dan memberikannya kepada mereka, kata-Nya: "Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku." 

Demikian juga dibuat- Nya dengan cawan sesudah makan; Ia berkata: "Cawan ini adalah perjanjian baru oleh darah-Ku, yang ditumpahkan bagi kamu." (Lukas 22:19-20)



Baca juga:
SEX IN THE BIBLE : Ayat-ayat Porno di Bible - Bible Bukan Injil


Mungkinkah Tuhan Yang Maha Kuasa memerintahkan dan mengajarkan keadaan yang tidak layak ini.Nilai moral bagaimana yang bisa Anda dapatkan? 



George Bernard Shaw, pemikir dan dramawan besar Inggris, sewaktu membaca Kitab Suci Injil dengan teliti mengatakan bahwa kitab tersebut adalah....


"Kitab yang paling berbahaya di bumi. Jaga kitab tersebut dalam keadaan ter-kunci: larang anak-anak Anda membacanya."


Dan majalah The Plain Truth, sebuah terbitan "World Church of Tomorrow," dalam salah satu artikelnya mengatakan,"Banyak badan sensor akan memberi Injil rating X."


Dr. Jones mengatakan:
"Berapa banyak lagi kerusakan permanen dari kisah perampokan dan pembunuhan, perzinahan dan sifat kebinatangan dalam Kitab Suci Injil terhadap anak-anak Kristen, bisa diukur dari berita-berita di koran harian kita. Jika sumber moral kaum Barat seperti itu, tak heran jika kemudian kaum Metodis dan Katolik Roma memberkati perkawinan antara kaum Homosexual di dalam 'Rumah Tuhannya' dan 8000 gay berparade di Hyde Park London."

REVERENSI:
*.Dr. W Graham Scroggie,Moody Bible Institute, Chicago,"Is Bibble The Book Of God" 
*.Prof Ehrman, "Mis Quoting Jesus".
*.The Sierra Encyclopedia 1996
*.Hj Irena Handono, "Paulus Pendiri Kristen."
*.Seikh Ahmeed Deedad, "Al Quran, The Miracle of Miracle".
*.John Kaltner, "Ishmael Instructs Isaac: An Introduction to the Qu'ran for Bible Readers
*.Hawting G R 1999: " From Polemic to History, Cambridge University Press."
*.John Kaltner, "Ishmael Instructs Isaac: An Introduction to the Qu'ran for Bible Readers
*.A.N. Wilson, "The Mind of Paul the Apostle."