Laman

Sabtu, 22 Agustus 2015

Secrets Of Marie Magdalene - Rahasia Maria Magdalena

Kekristenan, di mana awalnya hanya ada satu (Nasrani) yakni kaumnya Nabi Isa as. Namun sepeninggal Nabi Isa a.s. (Yesus),umatnya terpecah belah. Awalnya,terjadi perpecahan.

Kelompok pertama mengikut pada sosok Petrus yang meyakini jika kepemimpinan agama harus dari kaum pria, sebab itu dia membenci Maria Magdalena.  


Sedang yang kedua menyatakan jika Maria Magdalena-lah yang sebenarnya pewaris sah dari ajaran Yesus. Istilah “Gnostik”Gnostik” berasal dari bahasa Yunani ‘Gnosis’ yang berarti ‘pengetahuan’. Kaum Gnostik ini menisbatkan Maria Magdalena sebagai ‘The Iluminatrix” atau “Yang tercerahkan”.

Unitarianisme


Unitarianisme adalah suatu ajaran yang menekankan ketunggalan Allah. Ajaran ini muncul pertama kali diTransylvaniadi sekitar gereja Lutheran. Ajaran Unitarianisme ini menolak persoalanTrinitasyang mengatakan bahwa Allah adalah tiga pribadi yang menjadi satu. Ajaran Trinitas ini adalah ajaran tentang tabiat Kristus yang dianut oleh Luther maupun  Calvin pada zaman reformasi. Selain masalah Trinitas, Unitarianisme juga menolak doktrin tentang dosa asal dan Predestinasi.  
Dalam hal pengajaran dan ibadah, ajaran ini tidak menaikkan doa kepada Kristus. Penolakan ajaran ini terhadap Trinitas, maka Roh Kudus pun ditolak atau tidak diakui sama sekali. Yang menjadi penekanan juga pada ajaran Unitarianisme ini adalah kebebasan manusia dan kebaikan Allah. Dalam ajaran ini, kesamaan dengan ajaran lainnya, yaitu Alkitab dijadikan sebagai otoritas kehidupan manusia. Kristologi yang dipegang oleh ajaran Unitarianisme bisa dibilang sebagiMonoteismeyang kuat. Ajaran ini mengakui adanya Allah, namun bagi Kristus tidak diakui sebagi Tuhan. Bagi pengikut Unitarianism, Yesus hanyalah orang besar, seorang nabi Allah atau bisajuga disebut sebagai orang yang ajaib karena mampu melakukan mujizat.

Sejarah Unitarianisme


Unitarianisme merupakan Teologi yang berkembang jauh sebelum reformasi Protestan. setelah konsili Nicea pada tahun 325 yang merupakan titik tolak pertentangan antara Unitarian dan Trinitarian. yang kemudian dimenangkan oleh Trinitarian, maka aliran Unitarian ini dianggap aliransesat. termasuk salah satu tokoh Unitarian Arius kemudian dihukum dianggap sesat dan dikucilkan oleh gereja hingga dia wafat. Konflik antara Unitarian dan Trinitarian adalah konfrontasi doktriner besar pertama dalam Gereja setelah agama Kristen dilegalisasikan oleh KaisarKonstantin I. Kontroversi tentang Trinitarian berlangsung dari abad ke-4dan melibatkan sebagian terbesar anggota gereja, orang-orang percaya yang sederhana dan para biarawan, serta para uskup dan kaisar. 
Sementara Unitarian yang merupakan pengikut  Arius memang selama beberapa dasawarsa mendominasi di kalangan keluarga Kaisar, kaum bangsawan Kekaisaran dan para rohaniwan yang lebih tinggi kedudukannya, pada akhirnya Trinitarianisme lah yang menang secara teologis dan politik pada akhir abad ke-4. dan sejak saat itu telah menjadi doktrin yang praktis tidak tertandingi di semua cabang utama Gereja Timur dan Barat. Trinitarian, yang diajarkan oleh misionaris Arian Ulfilas kepada suku-suku Jermanik, memang bertahan selama beberapa abad di antara sejumlah suku Jermanik diEropa barat, khususnya suku-suku Goth dan Longobard tetapi sejak itu tidak memainkan peranan teologis yang penting lagi.

Kepercayaan Unitarianisme


Unitarian mematuhi monoteisme begitu ketat, dan mempertahankan bahwa Yesus adalah seorang Nabi dan Rasul Allah yang memiliki berbagai macam mu'jizat serta dimuliakan oleh Allah. Namun mereka sangat menolak pandangan yang menyatakan Yesus adalah Allah itu sendiri dan Yesus adalah TUhan sebagaimana pandangan Trinitarian .tidak ada otoritas khusus mengenai keyakinan kepercayaan Unitarianselain dari penolakan Trinitarian. keyakinan secara umum mereka antara lain: 
Satu Allah, KeesaanTuhan.
Kehidupan dan ajaranYesusKristus merupakan model contoh untuk hidup sendiri.
Pemikiran, rasional, ilmu pengetahuan dan filsafat hidup berdampingan dengna iman dalam Tuhan
.manusia memiliki kemampuan untuk melaksanakan kehendak bebas dan bertanggung jawab konstruktif dan etis dalam ajaran agama. 
Sifat manusia bisa baik dan jahat, tidak ada yang bisa mengklaim padaroh Kudusatau kebenaran Teologis. meskipun para penulis alkitab telah diilhami olehAllah, mereka adalah manusia dan karena itu memiliki kesalahan manusia.
.menolak Doktrin Dosa waris (Prestinasi), hukuman kekal dan Penebusan dosa.

Invasi Romawi

Tahun 70 Masehi, Kaisar Romawi Titus menyerbu dan menghancurkan orang-orang Yahudi di Yerusalem. Haikal Sulaiman dihancurkan untuk kedua kalinya. 
Situasi politik ini turut mewarnai tradisi oral yang kemudianditulis menjadi Inil.Keempat kanon atau Injil resmi ini di Eropa ditulis ulang oleh beberapa orang, diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan juga bahasa-bahasa Eropa lainnya. Salah satunya oleh King James yang berbahasa Inggris. Sedangkan perjanjian baru adalah surat-surat dari Paulus, Yahudi dari Tarsus. 


Dan Burstein, penulis The Secrets of Mary Magdalene (2006) menulis, “Dalam kacamata kaum Gnostik, para penguasa Kekaisaran Romawi merupakan para Kaisar Pagan, musuh dari Yesus, yang merebut gerakannya dan membalikkan filosofi ajaran Yesus, mengubah kekristenan menjadi agama resmi yang hierarkhis, patriarkhis, dan imperialistis... 

 
Kaum Gnostik berkeyakinan bahwa Maria Magdalena-lah yang sebenarnya pewaris sah dari ajaran Yesus. Istilah “Gnostik” berasal dari bahasa Yunani ‘Gnosis’ yang berarti ‘pengetahuan’. Kaum Gnostik ini menisbatkan Maria Magdalena sebagai ‘The Iluminatrix” atau “Yang tercerahkan”.

Menurut banyak literatur, Sepeninggal Yesus, Maria Magdalena ditangkap penguasa Roma dan dibuang ke tengah laut dengan menyanderanya dalam sebuah perahu yang tidak memiliki layar dan tidak memiliki kemudi. Maksud dari penguasa Roma tentu gampang ditebak: mereka ingin agar Maria Magdalena ini menemui ajal karena kelaparan dan kehausan di tengah laut.

Unitarian dibawah kepemimpinan Arius

Tahun 325 Masehi, di Nicea, Kaisar Konstantin menggelar Konsili untuk menyeleksi Injil mana saja yang dianggapsah. Akhirnya, Konstantin memenangkan kaum Trinitarian. Arius danpara pengikutnya dibuang. Sedangkan InjiI-Injil kaum Unitarian dibakar habis, seperti Injil Barnabas, Injil Thomas, Injil Maria, Injil Hermes of Sheperd, dan sebagainya. Injil-Injil ini dikenal dengan istilah Injil Gnostik.  
Romawi membalikkan ide revolusioner anti-materi Yesus dengan menggunakan agama Kristen untuk menjustifikasi pengumpulan dan penumpukkan kekuasaan dan kekayaan. Bukannya mendorong aktualisasi diri yangtertanam dalam berbagai dokumen gnostik seperti Injil Thomes dan Injil Mara,mereka menggunakan injil-injil yang telah merekasetujui sendiri untuk menghilangkan pelayan, budak-budak, dan bala-tentara. 
Mereka menghilangkan pencarian untuk mencapai pemahaman diri dan juga kemampuan untuk berhubungan dengan secara langsung dengan Tuhan, dengan menempatkan pada agama Yesus ini, yang seharusnya sederhana dan tanpa perantara, sebuah infrastruktur yang berisi para pendeta dan paus, gereja-gereja, pengakuan, katedral-katedral, dancrusades…”

Kini Vatikan sarat dengan segala hal yang terkait agama pagan. Mulai dari tongkat Dewa Matahari Paus, Obelisk di tengah Katedral St. Peter,sampai dengan pengistimewaan Hari Dewa Matahari, The Sun-Day (Sunday), sebagai hari beribadah. Akibat keteguhan keimaman kaum Gnostik yang tidak mau tunduk terhadap ajaran Vatikan, menyebabkan mereka (Kaum Gnostik) dituding sebagai gerakan Heresy (sesat/kafir) oleh pihak Vatican. 

Injil Apokripa

Pada tahun 1209, Vatikan mengirim 30.000 tentaranya untuk menyerbu dan menghabisi Kaum Gnostik yang berpusat di Selatan Perancis, daerahLanguedoc. Inilah Perang Salib pertama yang digelorakan Vatikan, perang antara KristenFormal melawan umat Kristiani Gnostis, yang dikenal dalam sejarah sebagai Perang Salib Albigensian. Di kota Bezire saja terbunuh 15.000 lelaki, perempuan, dan anak-anak kecil. 
“Ketika itu, seorang perwira menanyakan kepada wakil Paus bagaimana dia dapat membedakan orang-orang yang dituduh melakukan bid’ah (Kaum Kathari) dengan orang-orang yang beriman. Jawaban wakil Paus sungguh mengagetkan, “Bunuh saja semua. Tuhan akan mengenali hamba-Nya sendiri.” (Michael Baigent dkk, “The Holy Blood, Holy Grail”, 1982).  
Sejarah Dunia menyebutkan jika Perang Salib Albigensian merupakan genosida pertama yang terjadi di Eropa. Perpecahan ini terjadi sebelum munculnya gerakan Protestan yang dimotori oleh Martin Luther pada tahun 1517. Injil Apokripa (Injil yang disembunyikan. 
Sampai sekarang, ada sejumlah Injil Gnostik yang terselamatkan namun hanya bisa dibaca oleh Pope (Paus) dan para Tokoh serta Petinggi Katolik, bukan umatnya. Sebab itu Injil ini disebut juga sebagai Injil Apokripa, Injil Yang Disembunyikan. 
James Carroll, alumna dari The Paulis Father Seminary AS dan mantan Pendeta Katolik yang banting setir sebagai penulis. James Carrol menyatakan jika semua Injil yang berlaku sekarang bukanlah sebuah catatan tentang kesaksian kehidupan dan ajaran Yesus. “Mereka ditulis antara 35 sampai 65 tahun dari wafatnya Yesus, sebuah pengentalan dari berbagai tradisi oral yang telah memiliki bentuk di dalam komunitas Kristen yang terpencar. 

Invasi Kaisar Romawi dibawah kepemimpinan Titus Tahun 70 Masehi, membuat situasi menjadi kacau, konflik huru-hara tak menentu. Situasi politik ini turut mewarnai tradisi oral yang kemudianditulis menjadi Inil .Keempat kanon atau Injil resmi ini di Eropa ditulis ulang oleh beberapa orang, diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan juga bahasa-bahasa Eropa lainnya. Salah satunya oleh King James yang berbahasa Inggris. Sedangkan perjanjian baru adalah surat-surat dari Paulus, Yahudi dari Tarsus. 
Yesus wafat sekitar tahun 30 M. Injil Markus, Matius, dan Lukas ditulis pada sekitar tahun 65 sampai 85 M dan memiliki sumber-sumber dan tema-tema yang sama. Injil Yohanes dibuat sekitar tahun 90 dan 95 M dan juga memiliki cirinya sendiri.” Empat kanon inilah yang sekarang dipakai oleh umat Kristiani dunia.