Laman

Jumat, 14 Agustus 2015

Konsep dan Doktrin Trinitas

Tuhan telah mengaruniakan akal budi kepada setiap manusia. Akal budi inilah yang mendatangkan karunia (Amsal 13:15). 



Tanpa akal budi mengakibatkan kebodohan dan kebinasaan (Amsal 10:21). Gunakanlah akal untuk menguji dan menyaring Alkitab antara ayat-ayat firman Tuhan dan ayat-ayat buatan manusia. Sesuai dengan perintah berikut :"Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik" (I Tesalonika 5: 2 1). 


1 + 1 + 1 = 1 bukan 3

 
"Bapa adalah Tuhan, Anak adalah Tuhan, dan Roh Kudus adalah Tuhan, dan Tuhan bukanlah tiga melainkan hanya ada satu Tuhan."

Berdasarkan kepercayaan Athanasian:"Bapa adalah Tuhan, Anak adalah Tuhan, dan Roh Kudus adalah Tuhan, dan Tuhan bukanlah tiga melainkan hanya ada satu Tuhan."

"Dalam Trinitas suci ini: "Ketiga wujud tersebut adalah Co-equal dan Co-eternal: semuanya tidak diciptakan dan Maha Kuasa." (Ensiklopedi Katholik) Sehingga trinitas dinyatakan menjadi:"satu Tuhan dalam tiga wujud.


Dr.G.C. Van Niftrik dan D.S. B.J. Boland dengan mengatakan:


"“Di dalam Alkitab tidak diketemukan suatu istilah yang dapat diterjemahkan dengan kata “Tritunggal” atau pun ayat-ayat terten­tu yang mengandung dogma tersebut.""

Paulus

Paulus bukanlah orang Betlehem (kota kelahiran Yesus) atau orang sekte Nazarene/Nazorite dan bukanpula orang Yerusalem. Ia tidak pernah berhubungan dengan lingkungan Yesus. Dia bukanlah murid Yesus, juga bukan pula pengikutnya.

Paulus Lahir di Tarsus (Turki). Ayah Paulus berasal dari Suku Benyamin salah satu suku dari 12 suku Bani Israel. Saat itu di kota Tarsus terdapat sebuah perguruan Yunani, sejumlah kuil dewa-dewi, gedung komedi, dan tempat-tempat hiburan lainnya yang sangat digemari oleh orang-orang Yunani. Sejak muda Paulus sangat tertarik pada kebudayaan Yunani terutama filsafatnya. Pada dirinya terkumpul dua pengaruh, hukum Taurat dan filsafat Yunani.

(baca juga: Siapakah Saul Paulus Tarsus ? )

Kebudayaan Yunani sangat berpengaruh luas di masyarakat tanah Yudea kala itu, yang sekarang Palestina. Masuknya kebudayaan dibawa penjajah Romawi. Selain menjajah, merampok harta rakyat dan kekayaan alam, mereka juga menyebarkan ideologi mereka ke masyarakat Yahudi yakni Pantheisme.



Sejak kecil, Paulus tumbuh & dididik dilingkungan kepercayaan pagan Yunani. Ketika ia telah dewasa, Paulus mengaku rasul malah mengklaim dipilih Tuhan sejak dalam kandungan,bukankah ini pengakuan yang sangat tidak rasional dantidak dapat diterima akal?


Persinggungan pengaruh filsafat Yunani terhadap agama Yahudi di masa itu adalah hal yang umum.Aliran filsafat Yunani yang amat berpengaruh ketika itu adalah aliran Stoa yang pantheistik menganggap Tuhan dan makhluk merupakan suatu kesatuan yang sama zatnya dan hanya berbeda dalam penglihatan bentuk.

Secara terang-terangan Paulus mengaku:
II Korintus 12:16 "Baiklah, aku sendiri tidak merupakan suatu beban bagi kamu, tetapi dalam kelicikanku aku telah menjerat kamu dengan tipu daya."

Paulus menyatakan diri sebagai Rasul Yesus. Dia menemui para murid Yesus, mengetahui kelebihan, kelemahan dan kekuatan pengaruhnya. Dia memulai dengan menyebarkan ajarannya kepada orang-orang non Yahudi. Karena merasa mendapat kemajuan, dia mencurahkan seluruh kemampuannya dan berhasil mendapatkan pengikut dalam jumlah besar. Ia memasukkan ide-ide filsafat Yunani ke dalam ajaran Yesus yang didapatkannya dari murid Yesus.


Paulus mengklaim Yesus telah mengangkatnya sebagai rasul!" Klaim tersebut dicatat Lukas sang murid.

Kisah Para Rasul 9:1-9 9:1
"Ketika Paulus diserahi tugas untuk menganiaya, membunuh, dan menghabisi umat Nashrani (Bukan Kristen, karena Kristen produk Paulus jauh sesudah Nashrani) dari Yerusalem menuju Damsyik, tiba-tiba Paulus melihat cahaya dari langit (Ini kesaksian Paulus sendiri, bukan dari orang lain) lalu didengarnya suara mengatasnamakan Yesus. Dan dari suara itu, kata Paulus,
Ajaran Paulus sangat dipengaruhi filsafat klasik Yunani, terutama dari mazhab STOA pantheistis. Dari sinilah Paulus mulai mengeluarkan serta mendeskreditkan ke seluruh dunia bahwa Yesus yang lahir dariRoh Kudus melalui perawan Maria. Doktrin Paulus bahwa Yesus penjelmaan tuhan dalam bentuk manusia.Paulus mempelajari riwayat Yesus dari kelahiran, penyaliban sampai kebangkitannya, kemudian dirumuskannya dengan tafsiran secara filosofis pantheistis aliran STOA.

Michael Hart,seorang peneliti sejarah dan ahli matematika dari Amerika. Dalam buku yang ia tulis, The 100, The Top Hundred orGreatest Hun-dred in History,Hart menyatakan:
"Setiap orang Kristen yang mengetahui, bahwa Paulus adalah pendiri agama Kristen yang sebenarnya, dan bukannya Yesus."

Umpan mulai disebar
Filipi 1:18 Tetapi tidak mengapa, sebab bagaimanapun juga, Kristus diberitakan, baik dengan maksud palsu maupun dengan jujur. Tentang hal itu aku bersukacita. Dan aku akan tetap bersukacita.

Tak heran hingga saat ini umat Kristen tetap mempertahankan bahwaYesus adalah Tuhan dan juru selamat tanpa memahami dari mana asal-usul rumus ketuhanan tersebut

Doktrin Paulus adalah Jika Yesus tidak meninggal, dan dia tidak dibangkitkan dari kematian, maka tidak akan ada penyelamatan. Di dalam Kristen, Penyelamatan hanya melalui darah Tuhan Yesus. 
"Dan segala kesalehan kami, seperti kain kotor." (Injil - Yesaya 64: 6).

Masuk Perangkap 

Kontradiksi Alkitab Bibble tentang Klaim Kerasulan Shaul Paulus Tarsus


Tuhan bisa dilihat ?

(a) Tuhan tidak bisa dilihat dan didengar ( Yohanes 1: 18, Yohanes 5: 37, I Timotius 1: 17, 6: 16, Keluaran 33: 20, I Yohanes 4: 12)

Yohanes 1 : 18
Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.
"Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nyapun tidak pernah kamu lihat," (Yohanes 5:37)
 

Di Bible Memang Kontradiksi, ada yang bilang Tuhan bisa dilihat dan ada yang bilang tidak

Di Kisah Para Rasul dikatakan bahwa teman-teman Paulus mendengar suara Yesus. Tetapi di Kisah Para Raul 22 teman-teman Paulus tidak mendengar suara Yesus.

Kisah Para Rasul 9:3-7Dalam perjalanannya ke Damsyik, ketika ia sudah dekat kota itu, tiba-tiba cahaya memancar dari langit mengelilingi dia. Ia rebah ke tanah dan kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata kepadanya:"Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?"Jawab Saulus: "Siapakah Engkau,Tuhan?" Kata-Nya:"Akulah Yesus yang kauaniaya itu.Tetapi bangunlah dan pergilah ke dalam kota, di sana akan dikatakan kepadamu, apa yang harus kauperbuat."Maka termangu-mangulah teman-temannya seperjalanan,karena mereka memang mendengar suara itu, tetapi tidak melihat seorang jugapun.

Darimanakah Paulus tahu bahwa suara yang memanggilnya tersebut adalah Suara Tuhan ?

"Siapakah Engkau, Tuhan?? Kata-Nya:Akulah Yesus, orang Nazaret, yang kauaniaya itu.??Dan mereka yang menyertai aku, memang melihat cahaya itu,tetapi suara Dia, yang berkata kepadaku, tidak mereka dengar.
Bagaimana Bisa Paulus menganiaya Yesus, padahal selama Yesuh belum "mati disalib & dibangkitkan kemudian naik kesurga" Yesus tidak pernah mengenal Yesus, bertemu dan bertegur sapa pun tidak pernah. 

"SIAPAKAH ENGKAU TUHAN?"

Pertanyaan Paulus ini menjadi ambigu (rancu), karena Paulus tampaknya sudah mengenal sosok dibalik suara tersebut.
 

Klaim bahwa Paulus adalah orang pilih Yesus

Klaim pertobatan & klaim kerasulan Paulus berasal dari Paulus itu sendiri dan hanya catatan dari murid setianya Lukas. 




Dalam Bibble Tidak ditemukan penjelasan yang detail tentang bagaimana kronologis awal peristiwa Pertobatan Paulus.
 
Atas dasar apa Yesus memilih Paulus ? Apakah hanya dengan alibi pertobatan Paulus yang ia klaim sendiri, kemudian membuat Yesus percaya dan pantas memilih Paulus ?
"Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku (Paulus) semakin melimpah bagi kemuliaan-Nya, mengapa aku (Paulus) masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa? (Roma 3:7)

Sedangkan pada Kisah Para Rasul 9:1-3 menyatakan bahwa "Paulus dengan kuasa Imam akan membasmi pengikut Yesus di Damsyik."




Seandainya saat itu Hitler yang merupakan pembunuh, sama seperti Paulus, kemudian Hitler mengklaim kemudian mengaku telah bertobat dan kemudian mengklaim ia (Hitler) mendengar suara lalu Hitler mengaku dipilih dan diangkat oleh Yesus sebagai rasul, 


maka niscaya Hitler akan menjadi Rasul, karena semua orang saat itu mudah saja percaya kepada orang yang nyatanya adalah PENDUSTA dan PEMBUNUH, seperti Paulus sang pembantai jamaat Tuhan, seperti yang dijelaskan Bibble:

Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku (Paulus) semakin melimpah bagi kemuliaan-Nya, mengapa aku (Paulus) masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa?  

 
Benarkah Yesus mati disalib kemudian dibangkitkan lalu naik kesurga ?
(baca: Apakah Yesus Mati di Salib )

Padahal di dalam injil terbukti bahwa Yesus tidak mati & tidak bangkit. Sekalipun sebagian umat Kristen mengetahui, namun mereka tetap menyanggah & akan selalu mengatakan "Yesus mati untuk menebus dosa kami"
Apa yang menyebabkan semua ini ?
Karena mereka telah tersandra karena terlanjur mengikuti ajaran Paulus.

Pokoknya Yesus harus mati di salib, kemudian harus bangkit & naik ke Surga, Tanpa Penyaliban & dibangkitkan ,Maka Tidak Ada Penyelamatan.Pasal yang dibuat Paulus yaitu Korintus, Philipus, Balatia, Tesalonika dan lain-lain, dalam Injil.
Josh McDowell, mengatakan:
"Saya terpaksa menyimpulkan bahwa kebangkitan Kristus bisa merupakan suatu kejadian yang paling jahat, tidak masuk akal dan menipu pikiran umat Kristiani, tetapi bisa berarti juga suatu kenyataan sejarah penyesatan yang sangat mengagumkan. Maka saya tidak harus meminta maaf untuk mengakui & mengatakan Penyaliban Kristus adalah Omong Kosong."

Baca:  
Benarkah Yesus Mati Disalib ?
Apakah Injil Firman Tuhan ?

Bertentangan dengan ajaran Yesus. Paulus mengatakan bahwa keselamatan hanya bisa didapat dengan cara menuruti segala perintah (Matius 19: 16-17). Paulus telah memakukan hukum dan perintah di kayu salib (Kolose 2: 14) dan mengaku bahwa keselamatan hanya bisa didapat melalui kematian dan kebangkitan Yesus: "Tetapi andai kata Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami, dan sia-sialah kepercayaanmu."(Injil - 1 Korintus 15: 14).

Rumus
Sejak Paulus mengklaim bahwa diangkat menjadi rasul, lalu apakah yang terjadi dengan ajaran Yesus? Benarkah Paulus melestarikan ajaran Yesus atau malah merusak ajaran Yesus?

Dalam surat Galatia, Paulus mengatakan bahwa dia telah dipilih Tuhan untuk memberitakan Kristus sejak dalam kandungan.

Apakah hanya dengan bermodalkan sebuah klaim kerasulan yang diangkat oleh dirinya sendiri, Paulus berhak meniadakan ajaran & hukum Taurat yang diajarkan Musa & Yesus ?

Ajaran Paulus sangat dipengaruhi filsafat klasik Yunani, terutama dari mazhab STOA pantheistis. Dari sinilah Paulus mulai mengeluarkan serta mendeskreditkan ke seluruh dunia bahwa Yesus yang lahir dariRoh Kudus melalui perawan Maria. Doktrin Paulus bahwa Yesus penjelmaan tuhan dalam bentuk manusia.

Diperparah Oleh Kerusakan Injill

Dua orang Teologi Krirgten, Dr.G.C Van Niftrik dan Dr. B.J Bolland mengatakan:
"Kita tidak usah malu-malu, bahwa terdapat berbagai kekhilafan di dalam Alkitab"

baca: apakah Injil Firman Tuhan ?

PERNYATAAN PARA THEOLOG Tentang  INJIL


Memperoleh Untung Besar, Versi Paling Laku di Dunia
Tetapi bagaimana dengan versi Injil yang telah diautorisasi (AV), "Paling Laku di Dunia?" Para perevisi ini, semua sales yang baik, mengatakan beberapa hal yang bagus tentang hal itu.

Pada halaman iii Injil RSV pada paragrap enam bagian pendahuluan dinyatakan:"Versi King James (nama lain AV) diterminologikan dengan alasan yang bagus sebagai 'Monumen Prosa Inggris Yang Paling Mulia.' Perevisinya pada tahun 1881 mengekspresikan kekaguman terhadap 'kesederhanaannya, martabatnya, kekuatannya, ekspresi kebahagiaannya .... Irama musiknya, dan kebanggaan atas iramanya.' Tidak seperti kitab lainnya, kitab ini masuk sampai pembuatan karakter individu dan institusi umum dari masyarakat berbahasa Inggris. Kita berhutang dengan hutang yang tak terbayarkan kepadanya."
Dapatkah umat Kristen yang terhormat,membayangkan atribut yang lebih baik yang diberikan kepada "kitab suci" lebih dari yang di atas?

Biarkan pengikut Kristen saat ini meneguhkan diri mereka sendiri terhadap hembusan tidak enak dari para ahli hukum di kalangan agama mereka sendiri; dalam nafas yang sama mereka mengatakan:"Versi King James telah mengalami kerusakan yang penting."Dan, "Kerusakan ini begitu banyak dan serius sehingga memerlukan revisi ....

" Hal ini langsung dari sumbernya, yaitu sarjana Kristen ortodoks ternama. Para Doktor teologi sekarang juga perlu memproduksi sebuah ensiklopedi yang menerangkan penyebab kerusakan yang penting dan serius dalam kitab suci mereka dan alasan menghilangkannya.

Perawan
"Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perawan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel." (Injil - Yesaya 7: 14 -AV)

"Perawan" dalam ayat di atas, di dalam RSV sekarang telah diganti menjadi "seorang perempuan muda," yang merupakan terjemahan yang benar dari kata almah dalam bahasa Ibrani. Almah adalah kata yang terdapat dalam semua teks Ibrani dan bukan bethulah yang berarti "Perawan". Koreksi ini hanya ditemukan dalam terjemahan berbahasa Inggris, karena RSV hanya diterbitkan dalam bahasa ini. Bagi orang-orang Afrika, Arab dan Zulu, serta dalam 1.500 baha-sa lain di dunia, umat Kristen terus menggunakan istilah yang tidak sesuai, yaitu "perawan".

Diperanakkan, Bukan Diciptakan
"Yesus adalah satu-satunya Anak yang diperanakkan Tuhan, diperanakkan bukan dibuat," adalah sebuah tambahan dari katekismus ortodoks, seperti yang tertera di Injil- Yohanes 3: 16 - AV

"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan anak yang diperanakkan-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya pada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal."
Tidak seorang pendeta pun mengutip"Satu-satunya anak yang diperanakkan!" ketika mengajari calon pemeluk agamanya. Tetapi pembuatan -"Diperanakkan" - sekarang telah dihilangkan oleh para perevisi Injil, tanpa kata permintaan maaf. Mereka diam dan tidak menarik perhatian pemba-canya terhadap penghilangan kata secara sembunyi-sembunyi yang mereka lakukan.

Kata "diperanakkan" yang menghina Tuhan ini adaiah salah satu dari banyak penambahan di dalam "kitab suci Injil". Tuhan Yang Maha Kuasa mengutuk penghinaan ini dalam istilah yang keras segera setelah perubahan tersebut. Tuhan tidak menunggu selama 2000 tahun agar para sarjana Injil menyatakan kecurangan tersebut.

Penelitian 72 pakar Alkitab internasional yang tergabung dalam“The Jesus Seminar”dengan kerendahan hati & dengan jujur menyatakan :

"82% persen kalimat yang katanya diucapkan Yesus di dalam kitab-kitab Injil sebenarnya tidak pernah diucapkan oleh Yesus."
“Eighty-two percent of the words ascribedto Yesus in the Gospels were not actually spoken by him.”

Robert Funk, Seorang Professor Ilmu Perjanjian Baru, Universitas Harvard, dalam bukunya The Five Gospels mengatakan:
"Yesus tidak memiliki ide untuk mengajarkan ajarannya ke seluruh dunia dan (Yesus) sudah pasti bukan pendiri lembaga ini (agama Kristen)"

Doktrin Yesus adalah Firman, dan Firman itu adalah Tuhan, berarti Yesus adalah Tuhan, berdasarkan pada ayat Injil Yohanes yang berbunyi:

“Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.”(Yohanes 1:1)

Ayat ini berasal dari Hymne Platonis yang diperkenalkan oleh cendekiawan Yahudi bernama Philo kepada bangsanya, yang bunyi kalimatnya: “Pada mulanya adalah Logos (Firman). Logos (Firman) itu bersama-sama denganAllah dan Firman itu berasal dari Allah.”

Pencaplokan ajaran Platonis oleh penyalin Injil Yohanes ini, dijelaskan oleh bapa gereja Santo Agustinus. Catatan kaki Alkitab The New Testament of the New American Bible memperkuat pendapat bahwa Yohanes 1:1-18 bukanlah bagian Injil Yohanes, melainkan karya lepas yang kemudian dimasukkan menjadi pembuka kitab Yohanes tersebut:

Berdasarkan kepercayaan Athanasian:"Bapa adalah Tuhan, Anak adalah Tuhan, dan Roh Kudus adalah Tuhan, dan Tuhan bukanlah tiga melainkan hanya ada satu Tuhan."

"Dalam Trinitas suci ini: "Ketiga wujud tersebut adalah Co-equal dan Co-eternal: semuanya tidak diciptakan dan Maha Kuasa." (Ensiklopedi Katholik) Sehingga trinitas dinyatakan menjadi:"satu Tuhan dalam tiga wujud.


"Hanya ada satu ayat dalam kitab suci yang dinamakan Injil tersebut yang dengan jelas mendukung dogma Kristen ini, yaitu:

Injil - 1 Yohanes 5: 7 "Sebab ada tiga yang memberi kesaksian di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu."

Dr. C.I. Scofield, D.D.dengan didukung oleh delapan orang  D. D. (Doktor Ilmu Teologi) lainnya memberikan opini dalam bentuk catatan kaki tentang ayat ini:

"Secara umum disetujui bahwa ayat ini telah disisipi dan bukanlah naskah yang sah."Para fundamentalis Kristen masih mempertahankan tulisan ini, padahal semua terjemahan modern termasuk versi standar yang telah direvisi (Revised Standard Version = RSV) telah menghilangkan kecurangan ini."

Sekte Kesaksian Yehovah, mengakui:
"Dalam menyalin wahyu asli dengan tangan, elemen kelemahan manusia masuk di dalamnya, sehingga tak satu pun dari seribu salinan dalam bahasa aslinya, yang masih ada saat ini adalah duplikat yang sempurna. Ini berarti tidak ada dua salinan yang benar-benar sama. Ini membuktikan bahwa teks asli naskah Yunani Kristen telah dirusak sama seperti teks LXX."
J. B. Phillips, seorang penginjil Gereja Anglikan Inggris mengatakan:
"Tak ada alasan untuk berbohong atau berkhianat atas kerusakan karena pandangan gereja yang salah."

Paulus Berakhir Secara Tragis & Mengenaskan

Paulus harus berakhir dengan kenyataan yang berlawanan dengan apa yang dikatakanya, bahwa Yesus sendiri turun dari sorga dan mereka akan diangkat bersama-sama kedalam kerajaan sorga, menyongsong Tuhan di angkasa kemudian hidup selama-lamanya.
Justru bukan Yesus yang menjemput Paulus, melainkan pedang kaisar Nero yang memenggal leher Paulus di Roma tahun 64 Masehi