Laman

Jumat, 14 Agustus 2015

Anak Nabi ibrahim yang dikurbankan adalah Ismail bukan Ishak

Sering terjadi kontroversi antara umat Yahudi, Kristen dan umat Islam dalam hal anak Ibrahim Alaihis-salam, yaitu Ismael atau Ishak yang diberikan sebagai kurban. ?




Injil menunjukkan siapa yang diberikan sebagai kurban:


Firman-Nya (Tuhan): "Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran... " (Injil Kejadian 22: 2)

Dalam masa apa pun, hanya Ismail keturunan Ibrahim Alaihis-salam yang dapat dilukiskan sebagai "anakmu yang tunggal" karena selama 13 tahun lebih, Ismail adalah satu-satunya anak dan keturunan Ibrahim.Dalam kitab kejadian saja, tidak kurang dari 12 kali Tuhan memberitahu bahwa Ismael adalah "anak dan ketu-runan" Ibrahim. Tidak ada masa dimana Ishak adalah satu-satunya anak dan keturunan Ibrahim!

Kesalahan penulisan memang disengaja oleh oknum Rabbi (pemuka agama Yahudi) dan para ahli kitab yang merubah isi kitab Musa (Taurat) 

 seperti yang dira-tapi Nabi Yeremia: 
"Bagaimanakah kamu berani berkata: Kami bijaksana dan kami mempunyai Taurat Tuhan? Sesungguhnya, Pena palsupenyurat sudah membuatnya menjadi bohong." (Injil - Yeremia 8: 8).

Ketika bangsa Yahudi diketahui mengubah bangsa Israel menjadi bangsa Ismael dengan tidak melibatkan motivasi apa pun, maka betapa mudah bagi mereka mengubah kata "anakmu yang tunggal Ismail" menjadi "anakmu yang tung-gal Ishak".

Ayat-ayat dibawah ini akan menunjukan bagaimana kebiasaan & penyakit Rabbi dan para ahli kitab


"... Amasa adalah anak seorang yang bernama Yitra seorang bangsa Israe1 ...." (Injil - 2 Samuel 17: 25)

Bandingkan dengan:

".. .. dan ayah Amasa ialah Yeter (sama dengan Yitra), orang bangsa Ismail." (Injil - 1 Tawarikh 2: 17)




 Baca: Kisah Nabi Ibrahim


 Sumber: Buku Seikh Ahmed Deedad "The Choice"