Laman

Rabu, 22 Juli 2015

Kepala Rabbi (Yahudi) Mengatakan "The Messiah" akan datang September 2015

Rabbi Chaim Kanievsky (C) telah mengeluarkan seruan untuk orang-orang Yahudi supaya pindah dan pulang ke Israel dalampersiapan untuk menyongsong kedatangan Mesias yang sudah sangat dekat. Rabbi Chaim Kanievsky, pemimpin otoritas terkemuka dalam kelompok Ultra-Ortodoks Yahudi, telah memberikan pesan yang jelas dan tegas baru-baru ini bahwa kedatangan Mesias sudah sangat dekat. Dia mendesak orang-orang Yahudi untuk segera mengadakan gerakan “Aliyah” sesegera mungkin. 


Aliyah, kata kerja Ibrani untuk “naik”, yang mengacu pada migrasi besar besaran ke Israel, yang dipandang sebagai tindakan spiritual yang lebih tinggi yang dapat membantu pemberitaan di kedatangan Mesias. Seperti yang dilaporkan baru baru ini bahwa Rabbi Kanievsky disuguhi sebuah pamflet, yang ditulis oleh Rabbi Yitzchak Ben Tzvi dari kota Bnei Brak, berhubungan dengan Hari hari terakhir dan banyaknya nubuatan yang terkait dengan hal tersebut. Rabbi Kanievsky, yang merupakan tokoh pilar dari komunitas Yahudi dan dikenal karena buku otoritatif-nya tentang hukum Taurat, membaca pamflet tersebut dengan hati-hati, setelah pertimbangan singkat, ia mengatakan kepada orang-orang di sekelilingnya bahwa pamflet tersebut dibutuhkan untuk didistribusikan supaya orang-orang Yahudi yang tinggal di luar Israel harus segera kembali ke tanah leluhur mereka. Setelah seumur hidup membenamkan dirinya mendalamiteks-teks Yahudi klasik, seperti yang di informasikan oleh mitra Rabbi Kanievsky ke berbagai situs media, bahwa Rabbi selalu berbicara tentang Mesias “sepanjang waktu.” 


Sejak perang musim panas lalu di Gaza, Rabbi telah menyebarkan pesan ini supaya segera kembali ke Israel. Dalam satu contoh, Rabbi Kanievsky pernah menginstruksikan seorang Yahudidari Argentina yang datang meminta berkat, Rabbi berkata bahwa ia harus segera “mengumpulkan keluarga dan pindah ke Israel. Jika tidak, tidak akan ada cukup ruang untuk Anda di pesawat nanti. ”Ketika ditanya tentang waktu kedatangan Mesias, Rabbi Kanievsky menjawab, “Pada akhir tahun Sabat. ( at the end of the sabbatical year)” Beberapa orang yang berbeda telah meminta Rabbi untuk memverifikasi hal ini dan ia selalu memberi-kan jawaban yang sama. Tahun ini adalah tahun sabat dan akan berakhir pada hari ke-29 Elul, yangoleh kalender Gregorian jatuh pada hari Sabtu 12 September, 2015.Setelah serangan teror yang mengerikan di pasar “Khoser” Paris enam bulan yang lalu, Perdana Menteri Israel Netanyahu mendesak warga Yahudi Perancis untuk pulang ke Israel. 


Pernyataannya tersebut awalnya banyak menuai kritikan, namun pekan lalu, setelah terjadinya kekerasan di awal Ramadhan di beberapa negara termasuk di Perancis, Zeev Elkin, Menteri Imigrasi Israel menyerukan kepada orang-orang Yahudi Perancis untuk segera memulai gerakan Aliyah. “Pulang lah! kekerasan dan aksi terorisme semakin berkembang dan meningkat, termasuk ancaman serangan teroris ISIS. Kami siap untuk menerima orang-orang Yahudi Perancis dengan tangan terbuka, “katanya. Tahun lalu, 7.000 orang Yahudi Perancis telah mengadakan gerakan aliyah ke Israel, hal itu menjadikan Prancis sebagai negara nomor satu asal imigran baru. Badan Pelayanan Aliyah Yahudi dan Penyerapan Imigrasi mengharapkan lebih dari 3.000 orang Yahudi Perancis untuk bermigrasi ke Israel musim panas ini, banyak dari mereka adalah keluarga dengan anak-anak yang ingin datang dan mengintegrasikan waktunya sebelum awal tahun ajaran baru.Benarkah Yesus akan datang september nanti seperti yang dikatakan oleh Rabbi Kanievsky ? Yesus datang atau tidak bulan september ini, atau malah sebaliknya antikris yang muncul, bagian kita adalah untuk selalu mempersiapkan diri dan selalu berjaga jaga.