Laman

Rabu, 26 Desember 2018

Senjata Pemusnah Masal - Dalih Amerika Serikat Invasi Irak (Operasi Pembebasan Irak)


Bagaikan malaikat yang turun dari langit, Paman Sam dan sekutu dengan bangga menyebut invasinya sebagai “Operation Iraqi Freedom”. Mereka mengklaim akan membebaskan rakyat Irak dari pemimpin saat itu yang dianggap sebagai diktator berbahaya, Saddam Hussein.


Hari pertama invasi militer Amerika Serikat dan koalisinya (Inggris, Australia, dan Polandia) terjadi pada 20 Maret 2003. Invasi berakhir 20 hari berselang atau pada 1 Mei 2003.

Amerika Serikat berdalih itu adalah Operasi Pembebasan Irak serta memerangi kelompok teroris Al-Qaeda, yang dituding sebagai dalang aksi serangan 11 September 2001. Tragedi yang meruntuhkan Menara Kembar World Trade Center, New York, dan merenggut lebih dari 6.000 nyawa.


Tak hanya berdalih memerangi Al-Qaeda, Amerika Serikat juga berdalih Operasi Pembebasan Irak  tersebut juga untuk melucuti senjata pemusnah massal Irak. Alasan terakhir ini tercatat menjadi yang paling kontroversial sebab hingga detik ini tidak didasarkan pada bukti yang jelas dan kuat.

Irak disebut-sebut punya tabung yang biasa dipakai untuk program pengayaan uranium. Departemen Energi Amerika Serikat meyakini barang itu tidak sesuai untuk dipakai membuat senjata nuklir. Tabung-tabung itu hanya dipakai untuk membuat roket artileri.


Padahal pemerintah Amerika Serikat sudah mengetahui bahwa program senjata nuklir Irak telah diakhiri sejak 1991. Irak juga tidak mengembangkan penelitian untuk produksi senjata biologis sejak 1996. Sementara program pengembangan senjata kimia sudah ditinggalkan pada 1980-an.

Namun, laporan hasil investigasi yang dilakukan National Intelligence Estimate (NIE) yang juga dimuat Washington Post menyimpulkan bahwa senjata pemusnah massal Irak hanyalah hoaks.

Laporan National Intelligence Estimate (NIE) tersebut dibentuk atas permintaan kubu Demokrat (Oposisi) agar dibuatkan laporan terkait tiga tuduhan utama pemerintahan Bush kepada Saddam, yakni kepemilikan senjata nuklir, senjata biologis, dan senjata kimia. Pada Oktober 2002, laporannya dirilis secara internal dan baru dibuka untuk umum di tahun 2014.

Banyak laporan intelijen Amerika Serikat menyebutkan jika Irak memiliki 100 hingga 500 metrik ton senjata kimia. Satu badan intelijen menyatakan bahwa Saddam ingin mengembangkannya melalui pembangunan industri kimia.

Namun, Oktober 2002, National Intelligence Estimate (NIE) menyatakan bahwa tidak ada proses produksi terkait senjata kimia sebagaimana yang dituduhkan.


Ketika invasi berakhir, fakta-fakta baru yang menyangkal eksistensi tiga jenis senjata pemusnah massal sebagaimana yang dikupas NIE baru ditemukan.

31 Oktober 1998 Presiden Bill Clinton menandatangani Undang-Undang Pembebasan Irak. Artinya Amerika Serikat mensponsori kelompok pemberontak Irak yang ingin menggulingkan Saddam Husein, termasuk Al-Qaeda.


Tahun 2016, salah seorang analis CIA yang bertugas menginterogasi Saddam Hussein, bernama John Nixon, membeberkan fakta mengejutkan. Dengan tegas Nixon mengatakan bahwa pemerintah Paman Sam melakukan kesalahan fatal dalam intervensi ke Irak.


Kesalahan fatal itu, terutama soal tudingan bahwa Irak menggunakan senjata pemusnah massa. Lebih dari itu, Nixon juga mengkritik perilaku George W. Bush yang memerintahkan invasi ke Irak.


Saat Nixon melakukan interogasi, Saddam menegaskan bahwa pihaknya sama sekali tak pernah memikirkan untuk menggunakan senjata pemusnah massal.


"Hal itu tak pernah dibahas. Menggunakan senjata pemusnah massal untuk melawan dunia? Adakah orang yang mampu melakukannya? Siapa yang akan menggunakan senjata itu? Seandainya itu benar, apakah kami akan menggunakan senjata itu untuk menghancurkan pihak yang tidak pernah menyerang kami?” 
ujar Saddam kepada Nixon

Saddam Hussein dieksekusi dengan cara digantung pada tahun 2006, tepat dihari raya Idul Adha, tiga tahun setelah ia ditangkap oleh pasukan khusus Amerika Serikat di dekat kampung halamannya, kota Tikrit, Irak.


Penyesalan Inggris dan Lahirnya ISIS

Tony Blair, yang saat itu menjabat Perdana Menteri Inggris dikecam keras kalangan parlemen dan rakyat Inggris atas perang Irak tahun 2003 yang mengacu pada data intelijen yang keliru. Blair juga didesak untuk minta maaf karena invasi terhadap Irak telah melahirkan ISIS dan kekacauan, karena kesalahan informasi intelejen.


Akhirnya Tony Blair mengakui keputusan untuk menginvasi Irak pada 2003 adalah sebuah kesalahan fatal. Nasi sudah menjadi bubur, invasi telanjur dilakukan, pemerintah Saddam hancur, dan Saddam dieksekusi tahun 2006, tepat di hari raya Idul Adha. Tony Blair juga mengakui bahwa invasi tersebut pada akhirnya melahirkan gerakan kelompok militan ISIS.

“Saya meminta maaf atas kesalahan agen intelijen dalam memberikan informasi keliru mengenai keberadaan senjata pemusnah masal di Irak. Melihat apa yang terjadi di Irak sekarang adalah sebuah risiko ketika kita menjatuhkan sebuah rezim otoriter” 
ujar Tony Blair dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi CNN yang dipandu Presenter Fareed Zakaria. 


Tony Blair tidak menyangka dampak invasi itu akan sangat parah dan berkepanjangan. Usai Saddam tersingkir, peperangan demi peperangan justru terus terjadi terjadi di Irak. Salah satunya adalah konflik sektarian yang memakan banyak korban jiwa. Berbagai kelompok militan muncul, yakni Al-Qaeda dan ISIS.



Referensi:

Hoaks Senjata Pemusnah Masal Lahirkan Invasi AS ke Irak - Tirto.id 

Daftar Kesalahan Fatal Amerika Saat Invasi Irak dan Membunuh Saddam Husein, Bakal Terulang Lagi? - TRIBUNnews.com  

Tony Blair: ISIS Muncul karena Inggris-AS Invasi Irak - Tempo.co 

Supersemar Surat Perintah Sebelas Maret - Tiga Versi Naskah Supersemar, Tak Satupun yang Asli

Supersemar masih menuai kontroversi. Surat perintah bertanggal sebelas maret yang mengantarkan Soeharto ke puncak kekuasaan di Republik Indonesia itu menyimpan segudang misteri.


Surat Perintah Sebelas Maret alias Supersemar adalah surat perintah yang ditandatangani Presiden Soekarno pada 11 Maret 1966. Isinya berupa instruksi Presiden Soekarno kepada Letjen Soeharto, selaku Menteri Panglima Angkatan Darat, untuk mengambil segala tindakan yang dianggap perlu untuk mengawal jalannya pemerintahan pada saat itu.

Peristiwa Gerakan 30 September 1965 menjadi titik awal bagi keruntuhan Soekarno dari panggung politik Indonesia. Peristiwa ini masih menyimpan misteri tentang pelaku dan pihak sebenarnya yang harus bertanggung jawab, namun titik awal inilah yang kemudian menghasilkan berbagai persepsi dan hasil studi menyangkut jatuhnya Presiden Soekarno sepanjang periode 1965-1967.

Turunnya Soekarno dari kursi kepresidenan melahirkan suatu pemerintahan baru yang memiliki semangat untuk menegakkan Pancasila dan melaksanakan UUD 1945 secara murni dan konsekuen. Tekad inilah yang disebut sebagai Orde Baru dan melahirkan kepemimpinan baru yaitu Soeharto.

Terlihat jelas ketika pasca penyerahan Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar/SP 11 Maret) 1966, benar-benar dimanfaatkan oleh Soeharto sebagai pengemban surat sakti, dengan mengambil kebijakan dan keputusan politik, seperti pembubaran Partai Komunis Indonesia (PKI) dan ormas-ormasnya. Padahal dictum dari Supersemar sendiri lebih menekankan pada penyerahan kekuasaan militer (secara teknis, bukan politis) dan bukan sebagai penyerahan kekuasaan politik. Supersemar bukanlah transfer of authority (pengalihan kekuasaan) dari presiden Soekarno kepada Soeharto.


Dari bantuan pemeriksaan laboratorium forensik (Labfor) Mabes Polri, semuanya dinyatakan belum ada yang orisinal, belum ada yang autentik. Jadi, dari segi historis, perlu dicari terus di mana Supersemar yang asli itu berada.


Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) saat ini menyimpan tiga Supersemar. Namun, ketiganya memiliki versi masing-masing.


Supersemar versi Sekertariat Negara
Supersemar versi ini diterima dari Sekretariat Negara, dengan ciri: jumlah halaman dua lembar, berkop Burung Garuda, diketik rapi, dan di bawahnya tertera tanda tangan beserta nama "Sukarno".

Supersemar versi Yayasan Akademi Kebangsaan
Supersemar yang diterima dari Yayasan Akademi Kebangsaan, memiliki1 ciri: jumlah halaman satu lembar, sebagian surat robek sehingga tidak utuh lagi, kop surat tidak jelas, hanya berupa salinan. Tanda tangan Soekarno pada versi ketiga ini juga berbeda dengan versi pertama dan kedua.

Supersemar versi Puspen TNI AD
Supersemar yang diterima dari Pusat Penerangan TNI AD inilah yang selama ini dijadikan pegangan dan klaim Soeharto, juga tidak asli. Jumlah halaman satu lembar, berkop Burung Garuda, ketikan tidak serapi versi pertama. Penulisan ejaan sudah menggunakan kaidah bahasa Indonesia yang berlaku pada saat itu.

Jika pada Supersemar versi Sekertariat Negara di bawah tanda tangan tertulis nama "Sukarno", namun pada Supersemar versi Puspen TNI AD ditulis nama "Soekarno"

Supersemar versi TNI AD itu sudah dibuat dengan teknologi mesin komputer. Padahal, tahun 1966 belum digunakan mesin komputer, masih menggunakan mesin ketik manual. Berarti dokumen itu palsu, dibuat setelah tahun 1970-an.

Selain Ketiga Supersemar  yang disimpan ANRI, ada pihak-pihak lain yang mengaku memiliki naskah aslinya. Beberapa sumber menyebutkan bahwa naskah asli Supersemar disimpan di sebuah bank di luar negeri, sedangkan sumber lain menyebut yang asli sebenarnya sudah tidak ada karena dibakar dengan tujuan tertentu.

Kudeta Merangkak (creeping coup)


Mayor Jenderal Amirmachmud bersama Mayor Jenderal M. Jusuf dan Mayor Jenderal Basuki Rachmat adalah tiga jenderal yang terlibat dalam sejarah Surat Perintah 11 Maret 1966 (Supersemar).


Supersemar yang dibawa tiga jenderal ke Istana untuk ditandatangani Presiden Soekarno itu membuka jalan bagi Letnan Jenderal Soeharto menjadi orang nomor satu di Indonesia. Tiga jenderal itu ikut meninggi pula kariernya. M. Jusuf menjadi Menteri Perindustrian hingga 1978, setelahnya jadi Panglima ABRI merangkap Menteri Pertahanan Keamanan. Sementara itu Basuki Rachmat dan Amirmachmud jadi Menteri Dalam Negeri.


Mayor Jenderal Amirmachmud mengatakan, naskah asli Supersemar diserahkan oleh Basoeki Rachmat, M Jusuf, dan dirinya kepada Soeharto yang saat itu menjabat Menteri Panglima Angkatan Darat. Kemudian Pak Harto menyerahkan surat itu pada Soedharmono untuk keperluan pembubaran PKI. Setelah itu surat tersebut "menghilang."

Menurut Mayor Jenderal Amirmachmud, naskah asli Supersemar terdiri dari dua lembaran. Itu sebabnya buku "30 Tahun Indonesia Merdeka" ditarik dari peredaran karena di dalamnya memuat naskah Supersemar yang palsu, hanya satu lembar.

Baca juga: 
Kudeta Merangkak (creeping coup) Soeharto dan CIA Terhadap Soekarno - Dokumen Rahasia Telegram Intelejen Amerika Serikat (CIA)  


Ajudan Presiden Soekarno, Letnan Dua Soekardjo Wilardjito, mengungkap bahwa sang Presiden dalam kondisi tertekan saat meneken surat itu. Bahkan, dia menyebutkan bahwa jenderal Angkatan Darat bernama Maraden Panggabean menghadap Soekarno dan menodongkan pistol FN 46 sambil menyerahkan dokumen Supersemar. Penuturan ini disampaikan Soekardjo setelah kejatuhan Presiden Soeharto terjadi pada tahun 1998, 32 tahun setelah berkuasa.


Soekardjo menuturkan bahwa saat itu ada empat jenderal yang menghadap Presiden Soekarno. Mereka adalah para anak buah yang diutus Soeharto untuk mendapat surat mandat dari Soekarno. Surat yang mereka bawa tersebut disusun oleh Alamsyah dan diketik Ali Murtopo dari Badan Pusat Intelijen (BPI)

Mayjen Maraden Panggabean (Wakasad), Mayjen M Yusuf dan Mayjen Amirmachmud mendatangi Soekarno di Istana Bogor dengan membawa map merah muda. Mayor Jenderal M Yusuf kemudian menyodorkan sebuah surat yang harus ditandatangani. Ketika Bung Karno disodorkan surat tersebut, Soekarno memprotes.

"Lho, diktumnya kok diktum militer, bukan diktum kepresidenan!" 
ungkap Bung Karno.

Kecurigaan Soekarno tersebut disebabkan kop yang disodorkan tidak ada lambang Garuda Pancasila yang berbunyi Presiden Indonesia, yang ada hanyalah kop Mabes AD.

Mendengar protes tersebut, sambil menyerahkan dokumen Supersemar kepada Soekarno, Mayjen Maraden Panggabean lalu mencabut pistolnya, lalu menodongkannya kearah Soekarno.

"Untuk mengubah, waktunya sangat sempit. Tandatangani sajalah paduka ! Bismillah," 
perintah Basuki Rachmat.

Melihat Soekarno dalam keadaan terintimidasi, Sukardjo yang merupakan ajudan Soekarno pun dengan cepat juga mencabut pistolnya.

"Aku sadar bahwa saat itu keselamatan Presiden Soekarno menjadi tanggung jawabku," 
kata Soekardjo.

Karena tak ingin ada pertumpahan darah, Soekarno mengalah dan mau menandatangani surat itu.

"Jangan! Jangan! Ya, sudah kalau mandat ini harus kutandatangani, tetapi nanti kalau masyarakat sudah aman dan tertib, supaya mandat ini dikembalikan kepadaku," ungkap Soekarno.


Para jenderal itu lalu pamit setelah mendapat dokumen yang sudah diteken itu. Mereka kemudian menghadap kembali ke Soeharto untuk menunjukkan bahwa telah ada surat resmi peralihan kekuasaan. Berbekal surat itu, Soeharto merasa telah memegang kuasa eksekutif untuk mengembalikan kondisi Tanah Air ke situasi normal.

Dengan demikian, suksesi kekuasaan dari Sukarno ke Soeharto memang tidak terjadi seperti yang selama Orde Baru diyakinkan kepada masyarakat. Soeharto langsung menangkap sejumlah menteri yang terkait G30S, hingga memenjarakan & membantai siapa pun yang berkaitan dengan PKI, meskipun orang tersebut belum terbukti ada sangkut-pautnya dengan PKI.

Jika keempat versi Supersemar yang disimpan ANRI ternyata palsu, lantas di manakah naskah yang asli?

Dokumen tersebut tidak hilang, melainkan sengaja dihilangkan. Jika dokumen tersebut hilang secara tidak sengaja, maka masih ada kemungkinan untuk ditemukan. Tetapi, hingga saat ini dokumen tersebut tidak diketahui keberadaannya. Sehingga patut diduga ada kesengajaan untuk membuat dokumen itu sulit ditemukan.

Supersemar itu dokumen negara dan bukan surat pribadi. Mengala bisa hilang? Lagipula ada beberapa Jenderal yang menyaksikan penyerahan surat tersebut dari Soekarno ke Soeharto. Jadi, tidak mungkin hilang.

Tidak ada yang tahu di mana surat asli Supersemar berada. Selain itu, banyak versi yang beredar. Teks otentik itu penting untuk kita lihat asas orisinalitasnya. Kalau tidak ada, ya seperti sekarang, debat yang tidak ada habisnya.

”Bagi hukum tata negara, masalah Supersemar dalam sejarah sudah tidak bisa dipersoalkan lagi. Kita harus move on untuk berdamai dengan sejarah. Kita harus bisa menerima perjalanan sejarah bangsa sebagai fakta,” 
kata Mahfud MD dalam Diskusi Nasional tentang Implikasi Supersemar Bagi Peradaban Indonesia di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, 23 Maret 2016.


Bisa jadi yang diucapkan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu benar. Mau sampai kapan bangsa ini meributkan Supersemar? Surat sakti yang menandai pergantian rezim Sukarno ke Orde Baru itu memang mandraguna lantaran sampai saat ini belum terungkap fakta kebenarannya.

Sejarawan LIPI yang kerap mengkritisi Orde Baru, Anhar Gonggong, pun menilai bahwa ribut-ribut Supersemar sudah tidak relevan lagi. Hampir semua tokoh terkait telah tiada. Jika nantinya Supersemar yang asli ditemukan, siapa yang harus bertanggungjawab atas kekeliruan sejarah yang telah terlanjur terjadi?

"Pak Harto sudah meninggal, Bung Karno juga sudah meninggal,"
ucap Anhar Gonggong dalam diskusi Peringatan 50 Tahun Supersemar, 13 Februari 2016.


Supersemar masih seperti lorong tanpa ujung, hanya menjadi komoditas semu yang ramai diributkan dan diperdebatkan manakala tanggal kenangan itu datang saban tahunnya. Atau jangan-jangan, surat sakti itu memang tidak pernah ada?

Maka, seperti kata Anhar Gonggong,
“Mari kita tempatkan ini sebagai peristiwa sejarah yang biasa saja.”

Supersemar menjadi peringatan bagi para penguasa agar tidak membelokkan sejarah untuk kepentingannya. Karena mereka bisa saja menuliskan sejarah menurut kemauannya, namun tidak bisa menghapuskan kebenaran.


Referensi:


Supersemar, Surat Sakti Penuh Misteri - Kompas.com

Jika Supersemar Palsu, Apakah Orde Baru Tidak Sah? - Tirto.id

Benarkah Soekarno Ditodong Pistol Saat Teken Supersemar? - Kompas.com

Panggabean Cabut Pistol di Kala Basuki Rahmat Minta Bung Karno Tanda Tangan Super Semar Berkop AD - Wartakota TRIBUNnews.com

Di Manakah Naskah Asli Supersemar? Selama ini Ada 3 Versi soal Naskah Supersemar - Wartakota TRIBUNnews.com  

Kristen Koptik dan Kristen Ortodoks Merayakan Natal 7 Januari

Jika umumnya Natal dirayakan pada tanggal 25 Desember, Kristen Koptik dan Kristen Ortodoks merayakan Natal tiap tanggal 7 Januari.


Umat Nasrani yang mengikuti kalender Julian yaitu Kristen Koptik di Mesir dan Kristen Ortodoks (Rusia, Yunani, Suriah & Palestina) melaksanakan Misa pada 6 Januari dan merayakan Natal pada 7 Januari, sekaligus mengakhiri puasa selama 43 hari yang mereka jalani.


Perbedaan ini berasal dari penanggalan yang dianut. Kristen Koptik memakai penanggalan Julian alias kalender Timur, sedangkan Kekristenan pada umumnya memakai penanggalan Gregorian yang merepresentasikan kalender Barat.


Mayoritas Umat Kristen di Mesir mengidentifikasikan dirinya sebagai Koptik, agama lokal Mesir setidaknya sejak abad ke-4 hingga abad ke-6. Bahasa khas Koptik dipakai dan diwariskan turun-temurun sejak era Romawi menguasai Mesir.

Menurut data yang dihimpun BBC mengenai penduduk Kristen di Timur Tengah pada 2011, Mesir memiliki persentase umat Kristen tertinggi kedua, setelah Libanon. Persentase umat Kristen di  Mesir yakni 10,5 persen dari total populasi (sekira 8,9 juta), masing-masing Ortodoks Koptik (95 persen), Ortodoks Yunani (0,5 persen), Katolik Koptik (0,3 persen), dan denominasi kecil serta komunitas Kristen Protestan lain.

Meskipun tanggal pasti kelahiran Yesus hingga kini belum dapat ditentukan, pada beberapa abad pertama setelah Yesus wafat, gereja-gereja di seluruh dunia sepakat untuk merayakan hari kelahiran Yesus pada 25 Desember. Tanggal ini digunakan untuk menggantikan tanggal perayaan musim dingin kaum pagan Romawi saat itu. Gereja Barat dalam hal ini Katolik menggunakan kalender Gregorian (Masehi) yang digunakan hingga hari ini.


Sementara itu, Gereja Ortodoks yang termasuk di dalamnya gereja Yunani, Rusia, dan Koptik, menggunakan kalender Julian yang diperkenalkan Kaisar Julius pada 46 SM. Kalender inilah yang digunakan Gereja Koptik hingga hari ini.


Pada awalnya, tanggal 25 Desember dan 29 Kiahk dalam kalender Koptik selalu terjadi bersamaan. Namun, diperkenalkannya kalender Gregorian kemudian memunculkan perubahan.

Pada abad ke-16, pemimpin gereja Katolik, Paus Gregorius XIII mengatakan, setelah melakukan penelitian, para ahli astronominya menemukan bahwa satu tahun dalam kalender Julian ternyata lebih pendek 11 menit dibanding satu putaran matahari dalam setahun.

Selama bertahun-tahun, perbedaan 11 menit itu ditambahkan menjadi tiga hari tambahan ke dalam kalender setiap 400 tahun. Akibatnya, tanggal di kalender Julian menjadi tak sesuai dengan tahun matahari. Untuk mengoreksi kesalahan ini, Paus Gregorius XIII menghitung ulang seluruh sistem dan memangkas hari-hari tambahan ke dalam kalender baru yang dirancangnya.


Hasilnya, kalender Julian menjadi 13 hari lebih lambat dibanding kalender Gregorian sehingga tanggal 25 Desember dalam sistem penanggalan Gregorian jatuh pada 7 Januari dalam sistem kalender Julian.

Itulah sebabnya hingga kini umat Kristen Ortodoks merayakan Natal pada 7 Januari.



Referensi:

Kristenitas di Timur Tengah - Tirto.id

Mengapa Natal Koptik Jatuh pada 7 Januari - Kompas.com

Selasa, 25 Desember 2018

Cara Kerja Alat Pendeteksi Gempa dan Tsunami - Seismograf dan Deep Ocean Tsunami Detection Buoys

Cara Kerja Seismometer Alat Pendeteksi (Detektor) Gempa dan Alat Pendeteksi Tsunami Deep Ocean Assessment and Reporting of Tsunami (DART) Buoys

Alat Pendeteksi (Detektor) Gempa


Seismometer adalah alat atau sensor getaran, yang biasanya dipergunakan untuk mendeteksi gempa bumi atau getaran pada permukaan tanah. Hasil rekaman dari alat ini disebut seismogram.


Seismograf pertama kali ditemukan oleh Zhang Heng seorang astronom, matematik, engineer dan pelukis pada masa pemerintahan Dinasti Han awal abad kedua. Pada masa itu Zhang Heng tidak mengatakan dengan pasti bagaimana sebuah gempa diukur dengan satuan skala richter (skala richter belum ditemukan sampai 1935).


Pada seismograf terdapat dua bagian, yaitu bagian horizontal dan vertikal. Dengan menggunakan alat pengukur gempa, seismograf vertikal dan seismograf horizontal, gempa yang terjadi baik gempa vertikal maupun gempa horizontal akan tercatat dan terdeteksi.


Seismograf Horizontal
Seismograf horizontal berfungsi untuk mencatat getaran bumi pada arah mendatar. Pada Seismograf horizontal, massa stasioner digantung dengan sebuah tali. Dibagian bawah terdapat jarum yang ujungnya menyentuh roll pita, yang selalu berputar searah jarum jam. Tiang penompang roll pita terpancang pada tanah. Pada waktu terjadi gempa, roll pita bergetar, sedang massa stasioner dan jarum jam tetap. Maka terbentuklah goresan pada roll pita tersebut yang disebut seismogram.


Seismograf Vertikal
Fungsi seismograf vertikal untuk mencatat getaran gempa vertikal. Massa Stasioner pada Seismograf vertikal ditahan oleh sebuah pegas (P) dan sebuah tangkai berengsel. Ujung massa stasioner yang berjarum disentuhkan pada roll pita yang selalu bergerak searah jarum jam. Jika terjadi getaran gempa, maka roll pita akan bergerak sehingga akan terbentuk seismogram pada roll pita tersebut.

Prinsip kerja dari Seismograf yaitu mengembangkan kerja dari bandul sederhana. Ketika mendapatkan usikan atau gangguan dari luar seperti gelombang seismik maka bandul akan bergetar dan merekam datanya seperti grafik. Untuk mengetahui kekuatan & getaran yang dirasakan, seismograf dilengkapi dengan pendalar (semacam pemdulum). Dengan adanya pendalar tersebut dapat mengetahui seberapa besar tekanan yang diberikan oleh getaran tersebut. 


Berdasarkan cara pembacaan data, sesmograf terdiri atas 2, yaitu:
Seismograf Manual (mekanikal) dan Seismograf Digital (elektromagnetik).

Seismograf Manual (mekanikal)
Seismograf Mekanikal dapat mendeteksi baik gerakan vertikal maupun gerakan horizontal tergantung dari pendular yang digunakan apakah vertikal atau horizontal.

Pada komponen horizontal utara-selatan, arah gempa yang dicatat adalah arah gempa pada posisi utara atau selatan sedangkan pada komponen horizontal timur-barat, arah gempa yang dicatat adalah arah gempa pada posisi timur atau barat, dan pada komponen vertikal arah gempa yang dicatat adalah arah gempa dilatasi atau kompresi.

Seismograf Digital (Elektromagnetik)
Seismograf modern menggunakan elektromagnetik seismographer untuk memindahkan volatilitas sistem kawat tarik ke suatu daerah magnetis. Peristiwa-peristiwa yang menimbulkan getaran kemudian dideteksi melalui spelgavanometer. Selain itu, seismograf digital modern menambahkan komponen keempat yaitu layar, "user-friendly", dan cepat transfer data.

Komponen-Komponen Seismograf
Seismograf terdiri dari beberapa bagian, yaitu sebuah sensor, amplifier dan pengkondisi sinyal, ADC, Time System, Rekorder, dan tentunya power supply. Gabungan antara amplifier dan pengkondisi sinyal, ADC, dan time system biasa disebut dengan Digitizer.



Sensor:
Komponen Sensor untuk sebuah Seismograph disebut Seismometer. Seismometer diartiakan sebuah sensor yang menangkap gelombang seismik yang berbentuk besaran fisik. Bentuk output dari seismometer adalah tegangan listrik. Seismometer sendri terbagi dua jenis yaitu Short Period dan Broadband.

Amplyfier (Pengkondisi sinyal):
Output dari seismometer yang berupa tegangan tersebut merupakan input dari bagian ini. Seperti namanya Amplyfier, berfungsi sebagai penguat tegangan dari seismometer. Sebab tegangan yang dihasilkan oleh seismometer belum dapat diolah secara langsung oleh ADC, Jadi perlu dikuatkan dan dipilih (difilter) oleh pengkondisi sinyal. Hasil dari bagian Amplyfier dan Pengkondisi Sinyal inilah yang menjadi input bagi ADC.

ADC:
ADC atau Analog to Digital Converter adalah sebuah bagian yang berfungsi sebagai perubah dari sinyal analog, berupa tegangan listrik yang dikeluarkan oleh pengkondisi sinyal menjadi sebuah bentuk digital. Bentuk digital inilah nantinya yang akan diproses menjadi sebuah informasi.

Digitizer
Digitizer diintegrasikan dengan sebuah logger sebagai media penyimpan data. Sehingga data tersebut tidak hilang dan dapat dipergunakan sewaktu-waktu.

Time System:
Time System atau sistem pewaktu dalam sebuah Seismograf sangat penting sebagai penyedia informasi waktu dari parameter gempa bumi. Sistem pewaktu dapat diperoleh dari sebuah RTC (Real Time Clock), biasanya berupa IC, dan sebuah GPS (Global Position system). Pada masa sekarang ini RTC dan GPS keduanya dibutuhkan dalam seismograf untuk saling melengkapi.

Recorder:
Recorder di dalam sebuah seismograf berfungsi sebagai pencatat atau perekam untuk selanjutnya di lakukan analisa lanjutan. Sudah jamak di sini bahwa recorder berupa sebuah PC atau laptop. Selain sebagai recorder, peran PC bisa juga sebagai data logger dan juga analisis data. Hal tersebut dimungkinkan karena dilengkapi dengan software analisa.

Power Supply:
Sebuah alat elektronika tidak dapat bekerja tanpa diberi power supply. Power supply yang digunakan adalah tegangan DC atau searah. Untuk sebuah seismograf tegangan dari sumber masuk ke digitizer untuk selanjutnya didistribusikan ke semua bagian.

Sistem Pengukuran Gempa Bumi
Gempa bumi adalah getaran atau vibrasi permukaan bumi. Perhatikan kata. Permukaan berarti hanya kerak bumi, suatu patahan di mana satu bongkah batu telah bergesekan dengan batu lain dengan kekuatan dan gesekan yang sangat besar. Energi dari gesekan ini diubah menjadi getaran di dalam batu-batuan. Yang dapat terasa sampai ribuan mil.

Sekarang getaran-getaran gempa bumi merupakan sejenis gerakan gelombang yang bergerak pada kecepatan yang berbeda-beda melalui kerak bumi yang berbatu-batu. Karena getaran-getaran itu mencapai jarak yang jauh dan merambat melalui batu-batuan, pada waktu getaran-getaran ini sampai disebabkan seismograf dapat mendeteksinya.

Bayangkan sebuah balok atau pelat beton. Sebuah grafik yang ditempelkan balok atau pelat itu menonjol keluar. Grafik itu sejajar dengan tanah, seperti lembaran kertas. Di atasnya, sebuah balok menonjol keluar dari tempat tergantungnya suatu beban. Pada dasar beban itu terdapat sebuah pena, yang menyentuh grafik itu.

Saat muncul gelombang gempa bumi. Balok beton bergerak dan demikian juga grafik yang menempel padanya. Tetapi beban yang digantung tidak bergerak.

Jadi, pena itu membuat tanda-tanda pada grafik itu pada waktu pena itu bergerak dan kita memperoleh catatan tentang gempa bumi. Tentu saja alat ini dibuat dengan sangat teliti sehingga gerakan yang paling kecil sekalipun dapat dicatat.

Klasifikasi Besaran Gempa
Besaran (magnnitudo) gempa yang didasarkan pada amplitude gelombang tektonik dicatat oleh seismograf dengan menggunakan skala ritcher. Selain itu, ada massa yang bebas sari getaran gempa yang disebut massa stasioner.

Apabila pada massa stasioner tadi dipasang pena tajam dan ujung pena itu disinggungkan pada benda lain yang dipancangkan di tanah, maka pada saat bumi bergetar, akan terjadi goresan antara massastasioner dan benda tersebut. Goresan tersebut merupakan wujud dari gambaran getaran bumi.

Dari goresan-goresan itu para ahli dapat membaca tekanan dan frekuensi suatu gempa:

2,0 – 3,4 Skala Richter: Tidak terasa, tapi terekam seismograf.

3,5 – 4,2 Skala Richter: Hanya terasa oleh beberapa orang.

4,3 – 4,8 Skala Richter: Terasa oleh banyak orang.

4,9 – 5,4 Skala Richter: Terasa oleh semua orang.

5,5 – 6,1 Skala Richter: Sedikit merusakkan bangunan.

6,2 – 6,9 Skala Richter: Merusak bangunan.

7,0 – 7,3 Skala Richter: Rel kereta api bengkok.

7,4 – 7,9 Skala Richter: Kerusakan hebat.

Diatas 8,0 Skala Richter: Kerusakan luar biasa.


Alat Pendeteksi Tsunami


PendeteksiTsunami di Laut, dalam bahasa inggris disebut The Ocean-Based Tsunami Detection System atau akrab disapa Deep-Ocean Assessment and Reporting of Tsunami (DART) merupakan salah satu sistem khusus pendeteksi tsunami yang ditempatkan di lautan.


Sistem ini menempatkan perangkat pelampung khusus atau Deep-Ocean Tsunami Detection Buoys di tengah lautan. Perangkat khusus tersebut bertugas untuk mendeteksi perubahan level permukaan air laut.

DART kali pertama digagas pada 2001 oleh National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), Amerika Serikat.

Kemudian NOAA melakukan lisensi kepada seluruh negara. DART muncul pertama kali dalam bentuk prototipe pada Oktober 2003. Pada kemunculan pertamanya, DART ditempatkan di 6 titik , yakni di Alaska, Oregon, dan di beberapa lokasi dekat dengan garis khatulistiwa.


Perangkat DART atau sistem Buoy memiliki dua komponen utama. Sensor tekanan yang ditempatkan di dasar laut dan perangkat yang mengapung di lautan. Sensor tekanan, mendeteksi segala perubahan yang terdeteksi dan mentransfer pada perangkat yang mengapung memanfaatkan telemetri akustik.

Perangkat yang mengapung itu kemudian mentransmisikan data melalui satelit pada pusat peringatan tsunami yang dimiliki masing-masing negara.


DART memiliki syarat khusus agar bisa beroperasi, tidak boleh terlalu jauh dari titik gempa dan tidak boleh pula terlalu dekat. Selain itu, komponen yang dipasang di dasar laut, harus ditempatkan di kedalaman lebih dari 3.000 meter.


Syarat-syarat ini dilakukan guna menghindari adanya interferensi gelombang, misalnya gelombang laut biasa. Secara umum, tsunami terjadi dalam rentang 15-20 menit setelah gempa Bumi terjadi. Dalam kondisi normal, DART bekerja mengirimkan data tiap 15 menit sekali. Namun, bila DART mendeteksi adanya aktivitas seismik yang tidak normal, ia akan secara otomatis bekerja dalam mode “event.”

Mode yang memungkinkan DART mengirimkan data tiap satu menit sekali. Bila dalam 4 jam kemudian tidak ada kasus berarti, DART kembali ke kondisi normal.

Meskipun buoy atau DART memiliki kemampuan mendeteksi tsunami lebih dekat di lautan, sebuah laporan yang dikeluarkan oleh National Research Council of the National Academy of Sciences, dan diberitakan MIT Technology Review, mengatakan bahwa DART tidak memiliki cukup keandalan untuk mendeteksi tsunami.

Dari 36 titik stasiun yang ada pada 2008 lalu, hanya tersisa 60 persen setelah setahun dipasang. Ini artinya, keandalan atau kekuatan perangkat tersebut, dipertanyakan.

Merujuk data yang dipaparkan National Bata Bouy Center, kini terdapat 1.353 Bouy di seluruh dunia termasuk dua titik yang ditempatkan di Samudera Hindia, berbatasan antara Indonesia dan Australia.


Sayangnya, dari jumlah itu hanya 912 unit yang masih aktif mengirimkan data. Apalagi, DART bukanlah barang murah. Satu unit alatnya memerlukan biaya hingga $25 ribu.

Selain itu, merujuk laporan tersebut, sistem pendeteksian tsunami yang menggunakan DART, tak memungkinkan pusat peringatan tsunami memiliki waktu berlebih menginformasikan data yang diterima. Ini butuh waktu hingga 7 menit bagi para peneliti di Pusat Peringatan tsunami menganalisa data yang dikirimkan oleh DART.


Referensi:

Melihat Cara Kerja Detektor Gempa dan Tsunami - Tirto.id
(19 Desember 2017)

Seismograf
penyeara.blogspot.com/2013/08/seismograf.html?m=1
(04 Agustus 2013)

Minggu, 23 Desember 2018

Tanda-Tanda Kiamat Yang Sudah Terjadi Pada Wanita di Akhir Zaman

Tanda-Tanda Kiamat Yang Sudah Terjadi, Terutama Yang Kini Dialami Para Wanita di Akhir Zaman

"Mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Kiamat: ‘Kapankah terjadinya.’ Katakanlah: ‘Sesungguhnya pengetahuan tentang hari Kiamat itu adalah pada sisi Rabb-ku; tidak seorang pun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru-haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba.’ Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: ‘Sesungguhnya pengetahuan tentang hari Kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.
(QS Al-A’raaf: 187)

Ketika Rasulullah SAW ditanya oleh malaikat Jibrail alaihi salam, mengenai kapankah terjadinya hari akhir, beliau menjawab:

"Tidaklah yang ditanya lebih tahu dari pada yang bertanya. Kemudian Rasul menyebutkan beberapa ciri hari akhir, yaitu: seorang budak wanita melahirkan majikannya dan manusia saling bermegah-megahan dalam membangun". (HR. Bukhari)

Rasullullah SAW mengatakan, ketika Isra Mi'raj, beliau melihat Kebanyakan Penghuni Neraka adalah Wanita

“Aku melihat ke dalam Surga maka aku melihat kebanyakan penduduknya adalah fuqara (orang-orang fakir/miskin) dan aku melihat ke dalam neraka maka aku menyaksikan kebanyakan penduduknya adalah wanita.”
(HR. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas dan)


Rasullullah SAW mengatakan Pengikut Dajjal yang paling banyak adalah wanita. Karena mereka cepat terpengaruh dan ketidaktahuan yang menimpa mereka. Sebagaimana disebutkan dalam hadits Ibnu ‘Umar, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Dajjal akan turun ke Mirqonah (nama sebuah lembah) dan mayoritas pengikutnya adalah kaum wanita, sampai-sampai ada seorang yang pergi ke isterinya, ibunya, putrinya, saudarinya dan bibinya kemudian mengikatnya karena khawatir keluar menuju Dajjal”.
(HR. Ahmad 2: 67. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan. Musnad Ahmad 7 : 790 dengan tahqiq Ahmad Syakir, dan beliau berkata, “isnadnya Shahih.”) 




Baca juga: 
Wanita di Akhir Zaman - Pengikut Dajjal dan Penghuni Neraka Kebanyakan adalah Wanita


Rasullullah SAW mengatakan Wanita di Akhir Zaman akan sombong dan berpaling dari ketaatan kepada Allah dan suaminya.

"Setiap kali mereka keluar, syaitan akan memperhatikannya.”
(HR Bazzar dan At-Tirmizi)

"Wanita-wanita yang berpakaian tetapi sesungguhnya mereka telanjang, melenggak-lenggokkan kepala mereka karena sombong dan berpaling dari ketaatan kepada Allah dan suaminya.
(HR. Muslim dan Ahmad dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu)


Rasulullah saw ketika ditanya tentang kebanyakan hal-hal yang dapat memasukan manusia (khususnya wanita) ke dalam neraka, beliaupun menjawab:

“Akibat Mulut dan kemaluan!” (HR Tirmidzi)


Rasullullah SAW mengatakan Wanita di Akhir Zaman Kufur Terhadap Suami dan kebaikannya. Padahal yang harus dilakukan oleh seorang istri ialah bersyukur terhadap apa yang diberikan suaminya. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda:

“Allah tidak akan melihat kepada wanita yang tidak mensyukuri apa yang ada pada suaminya dan tidak merasa cukup dengannya.”
(HR. Nasa’i di dalam Al Kubra dari Abdullah bin ‘Amr. Al Insyirah fi Adabin Nikah halaman 76)



Rasullullah SAW bersabda:
“Pada akhir zaman, perempuan
akan berpakaian seperti lelaki”.

Saya harap wanita tidak marah kepada saya. Itu adalah nubuat dari Rasullullah SAW, ucapan seorang Nabi & Rasul yang diberkahi Allah SWT. Rasullullah SAW mengatakan bahwa Perempuan akan berpakaian seperti lelaki. Apakah anda sudah melihat sabda Rasullullah SAW sudah terjadi ? Apa anda sudah melihat perempuan mengenakan jas, bergaya maskulin ? Apakah anda sudah melihat perempuan memakai celana jeans?

Jas dan dasi kini adalah pakaian kerja yang wajib dikenakan perempuan. Apakah anda pernah melihat Perempuan kini memakai dasi ? Ketika jam istirahat kerja tiba, biasanya perempuan berdasi tersebut menyantap makanan cepat saji di McDonalds.


Lalu mengapa kebanyakan para Ulama, Mufti, Seikh, Mufti, Sarjan Islam & Ustad secara misterius seolah bungkam mengenai hal ini? Mengapa ini tidak lagi terdengar di khutbah jumat atau acara-acara ceramah ?

Justru beberapa diantara mereka berdalih, ini adalah era emansipasi wanita. Jika ada yang memprotes, maka orang tersebut akan dikecam habis-habisan, dikatakan melakukan diskriminasi, islam garis keras, intoleran, anti pancasila, melanggar hak asasi manusia dan sebagainya.

Mengapa perempuan berpakaian seperti lelaki? Agar perempuan bisa menjalankan peran fungsional lelaki di masyarakat.Kini perempuan harus bekerja sepanjang hari, kemudian dia pulang ke rumah pada sore hari, menghadapi kemacetan jalan di sore hari, demi meniti karirnya, kemudian ia pulang kerumah dengan membawa koper dan laptop.


Saat perempuan bekerja sebagai karyawan kantor atau perusahaan, tentu dia punya bawahan lelaki. Maka, dia tidak bisa bersikap & berbicara kepada mereka dengan suara feminin (lembut), suaranya harus tegas.

Namun, ketika wanita sibuk bekerja meniti karirnya, siapa yang mengurus dan merawat anak-anaknya ?

Tenang saja, kini banyak jasa penitipan anak. Cukup membayar dengan sejumlah uang, maka mereka yang mengurusnya. Jadi kita tinggal menjemput mereka saja usai pulang bekerja disore hari.


Namun, apa dampak itu semua terhadap tumbuh kembang dan prilaku anak, yang tidak mendapatkan kasih sayang dan bimbingan seorang ibu ? Apa yang akan dilakukanya ketika ia sudah tumbuh menjadi dewasa ?

Ketika anak tersebut dewasa, maka sang ibu memasuki usia senja. Tebak apa yang dilakukan anak itu terhadap ibunya yang sudah renta?

Karena dirasa mengganggu, merepotkan & menjadi beban,maka Anak-anaknya yang sudah menjadi dewasa dan sukses itu menaruhnya di sebuah tempat bernama Panti Jompo, yang bagaikan tempat rongsokan manusia.

Apakah kita tidak melihat bagaimana kini nasib sebagian para manula (manusia lanjut usia) yang diabaikan anak-anaknya? Mereka harus menghabiskan sisa hidupnya di Panti Jompo ?


Anda tahu tempat besi rongsokan? Saat mobil sudah rusak tidak bisa dipakai lagi, anda menaruh mobil di tempat besi rongsokan.

Saat umat muslim melihat itu, harusnya air mata kita bercucuran. Bahwa 1400 tahun yang lalu, Nabi bersabda hal ini akan terjadi.

Hadis sahih dari Ibnu Abbas, dia berkata : “ Rasulullah SAW melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki .” ( HR. Bukhari)

Laknat artinya terusir dan dijauhkan dari rahmat Allah.

Allah melarang wanita muslim untuk bercita-cita menjadi seperti lelaki. Demikian juga lelaki dilarang untuk bercita-cita menjadi seperti wanita. Dalam Al Qur’an dikatakan :

ﻭَﻟَﺎ ﺗَﺘَﻤَﻨَّﻮْﺍ ﻣَﺎ ﻓَﻀَّﻞَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺑِﻪِ ﺑَﻌْﻀَﻜُﻢْ ﻋَﻠَﻰ ﺑَﻌْﺾٍ ﻟِﻠﺮِّﺟَﺎﻝِ ﻧَﺼِﻴﺐٌ ﻣِﻤَّﺎ ﺍﻛْﺘَﺴَﺒُﻮﺍ ﻭَﻟِﻠﻨِّﺴَﺎﺀِ ﻧَﺼِﻴﺐٌ ﻣِﻤَّﺎ ﺍﻛْﺘَﺴَﺒْﻦَ ﻭَﺍﺳْﺄَﻟُﻮﺍ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻣِﻦْ ﻓَﻀْﻠِﻪِ ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻛَﺎﻥَ ﺑِﻜُﻞِّ ﺷَﻲْﺀٍ ﻋَﻠِﻴﻤًﺎ

” Dan janganlah kalian menginginkan apa yang Allah karuniakan terhadap sebahagian dari kalian lebih dari apa yang diberikan kepada sebagian yang lain. Bagi laki-laki ada bagian dari apa yang mereka usahakan dan bagi wanita ada pula bagian dari apa yang mereka usahakan. Dan mintalah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Mengetahui segala sesuatu.” (QS. An Nisa : 32).


Rasullullah SAW kembali bersabda dalam hadits Shahih Muslim nomor 2128, bab al-Libas (ﻛﺘﺎﺏ ﺍﻟﻠﺒﺎﺱ ﻭﺍﻟﺰﻳﻨﺔ) bahwa perempuan akan berpakaian tapi telanjang. Apa makna dari sabda nabi, tentang perempuan akan berpakaian tapi telanjang?


Pakaian wanita  yang dimaksud adalah pakaian yang tipis, trasnparan, pendek (mini), ketat (membentuk lekuk tubuh) dan segala pakaian yang tidak menutup aurat, yang mengundang nafsu birahi kaum adam atau bahkan nafsu birahi wanita lesbi. Nabi kita yang diberkahi, 1400 tahun yang lalu telah menyabdakan itu.

Sebaliknya, mengapa lelaki berpakaian & berdandan seperti perempuan? Mengapa Rasulullah SAW dalam Sunnahnya mengajarkan agar pria memanjangkan jenggot?


Jika lelaki ingin berdandan seperti perempuan, hal pertama yang harus dia lakukan adalah mencukur habis jenggotnya. Hal ini bukan kebetulan. Kini peradaban Barat sekuler modern mencukur habis jenggot mereka.

Allah menciptakan perempuan untuk menarik pria. Saat Rasulullah membangun masjid, anda tahu dalam syariat, dalam sholat, lelaki berposisi di depan, perempuan di belakang.


Alasanya, anda tahu Rasulullah bersabda bahwa saat perempuan bersujud, maka perempuan bersujud lebih lama daripada lelaki. Ini adalah perintah Nabi (saw). Mengapa?

Rasulullah SAW bersabda:
“Beberapa lelaki mungkin tidak punya cukup kain untuk menutupi dirinya. Dan jika perempuan mengangkat kepala terlalu cepat akan nampak bagian yang tidak diinginkan”.

Maka Rasulullah SAW menempatkan lelaki di depan dan perempuan di belakang. Dan memerintahkan perempuan agar bersujud lebih lama.

Jika perempuan didepan, Anda (para pria) tidak bisa konsentrasi beribadah. Karena perempuan mahluk cantik dan Allah menciptakan lelaki tertarik kepada wanita.  Jika ada lelaki yang tidak punya keinginan terhadap perempuan, ada yang salah dengan lelaki tersebut, beri dia tiket ke Disney Land yang ada di negeri Paman Sam

Kembali ke topik, jika lelaki berpakaian menyerupai perempuan, salah satu tujuannya untuk memikat lelaki lainnya. Detik ini, diberbagai belahan bumi lain, sudah banyak negara yang melegalkan pernikahan sesama jenis.


Pihak yang lantang bersuara menentang hal tersebut tentu akan dikecam habis-habisan. Dikatakan melanggar hak asasi manusia para LGBT, mencampuri privasi orang lain, bahkan muncul sebuah istilah yang membuat kita shock, yakni "Homophobia".

Dalam Islam, sejak zaman Nabi Adak dan Hawa,  pernikahan adalah antara lelaki dan wanita, dan itu adalah ibadah.


Apa yang terjadi jika manusia menikah sesama jenis ? Tentu tidak menghasilkan keturunan, dan mengancam eksistensi kelangsungan umat manusia, inilah kejahatan manusia yang sebenarnya.

Pria dan wanita memang diciptakan untuk hidup berdampingan dan berpasang-pasangan. Meski begitu, jumlah populasi antara wanita dan pria yang tak seimbang dapat menyebabkan sejumlah ketimpangan.

Lagi, Rasulullah SAW bersabda, Di Akhir Zaman, 1 Orang Lelaki Diikuti 40 Wanita.

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al ‘Alaa’ telah menceritakan kepada kami Abu Usamah dari Buraid dari Abu Burdah dari Abu Musa radliallahu ‘anhu dari Nabi Shallallahu’alaihiwasallam bersabda:

“Pasti akan datang pada manusia suatu zaman yang ketika seseorang berkeliling membawa shadaqah emas, lalu ia tidak mendapati seseorang yang mau menerimanya lagi. Lalu akan terlihat satu orang laki-laki akan diikuti oleh empat puluh orang wanita, yang mereka mencari kepuasan dengannya karena sedikitnya jumlah laki-laki dan banyaknya wanita.”

Tahun 2016, negara Estonia berpenduduk sekitar 1,3 juta jiwa. Jumlah Pria di negara ini hanya 0,84%, sedangkan jumlah wanitanya 99,16%.

Rusia, negara yang memiliki penduduk 143 juta jiwa, jumlah Pria di negara ini hanya 0,86%, sedangkan jumlah wanitanya 99,14%.

Tahun 2014, Jumlah penduduk Ukraina adalah sekitar 45 juta jiwa. jumlah Pria di Ukraina hanya 0,98%. Sedangkan jumlah wanita 99,02%.

Tanda akhir zaman lainnya yang diberitahu Rasulullah SAW adalah Jika Penyanyi-penyanyi wanita sudah menjamur, maraknya perzinahan, banyaknya orang yang menghalalkan musik dan minuman keras, maka tunggulah bencana.


Dalam Shahih Bukhari rahimahullah, beliau berkata:
telah berkata Hisyam bin Ammar (ia berkata) : telah menceritakan kepada kami Shidqah bin Khalid, kemudian beliau menyebutkan sanadnya hingga Abi Malik Al-Asy’ari Radhiyallahu ‘anhu, bahwa dia mendengar Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya:

“Sungguh akan ada hari bagi kalangan umat kaum yang menghalal kan perzinaan, sutera, minuman keras, dan alat-alat musik."(HR Bukhari)

Masya Allah, apakah semua yang dikatakan Rasullullah SAW yang kini sedang terjadi hanyalah kebetulan kebetulan semata?