Laman

Rabu, 02 Januari 2019

Mengerikan, Eksperimen Ilmuan Rusia Terhadap Tahanan Yang Tidak Tidur 30 Hari - The Russian Sleep Experiment (Urban Legend and Creepypasta)

Apa yang terjadi jika manusia tidak tidur selama 30 hari?

Tidur memengaruhi kesehatan, berat badan, mood, dan bahkan kehidupan seksual. Jam tidur dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal, jantung, stroke, tekanan darah tinggi, detak jantung tidak teratur, hormon stres meningkat, diabetes, obesitas. Tidur yang cukup dapat menjaga fokus dan konsentrasi, sehingga dari kecelakaan atau cedera

Salah satu Urban Legend (mitos/fiksi) dan Creepypasta (kisah  horor) berupa tulisan, gambar, suara & video yang populer beredar dan viral di internet hingga kini, bernama "The Russian Sleep Experiment"


"The Russian Sleep Experiment" ditulis oleh penulis yang tidak dikenal, menceritakan tentang sekelompok ilmuan Uni Soviet (sekarang Rusia) yang melakukan eksperimen untuk mengetahui apa yang terjadi jika manusia tidak tidur selama 30 hari. Eksperimen itu menggunakan lima orang tahanan politik sebagai kelinci percobaan.


Pada akhir tahun 1940-an (1940s), lima orang yang merupakan pengkhianat dan musuh negara, oleh pemerintah Uni Soviet (sekarang Rusia) dijadikan kelinci percobaan dalam sebuah eksperimen yang dilakukan sekelompok ilmuan dan peneliti dari Uni Soviet (sekarang Rusia).


Saat itu Uni Soviet dan Amerika beserta sekutunya terlibat dalam pusaran perang dunia ke-2.

Tujuan eksperimen itu meneliti formula gas stimulan yang tepat & efektif untuk meminimalisasi bahkan menghilangkan kebutuhan untuk tidur pada manusia, terutama para militer Uni Soviet.

Perilaku Tahanan diamati melalui cermin dua arah dan percakapan mereka dipantau secara berkala. Mereka dijanjikan kebebasan jika mampu bertahan hidup tanpa tidur selama 30 hari.


Lima orang tersebut dimasukkan ke dalam sebuah ruangan yang tertutup, dan para tahanan hanya bisa berkomunikasi melalui sebuah mikrofon. Mereka dilengkapi dengan buku, toilet, air, dan makanan yang cukup untuk bertahan satu bulan penuh.


3 hari berlalu dan semuanya berjalan dengan baik. Para tahanan dijanjikan akan dibebaskan, jika mereka kooperatif  dan bersedia bekerja sama untuk tidak tidur selama 30 hari.

Hari ke-4, komunikasi antara peneliti dengan tahanan semakin memburuk. Para tahanan mulai paranoid (takut) mengingat trauma di masa lalu. Terdengar suara dari dalam ruangan:

"Kami tidak ingin kebebasan."

Hari ke-10, suara jeritan mulai terdengar. Salah satu tahanan mulai berlari bolak-balik di dalam ruangan sambil berteriak keras. Semakin lama suaranya mulai melemah, ia hanya bisa berderit dan dokter mengatakan bahwa pita suaranya telah robek. Anehnya, keempat tahanan lainnya tidak bergeming sama sekali.


Hari ke-14, tidak terdengar suara apapun dari dalam ruang tahanan tersebut. Para peneliti memperdebatkan apa yang harus mereka lakukan. Para Ilmuan sempat memutuskan untuk segera mengakhiri percobaan, namun itu tidak terjadi.


Pada tengah malam di hari ke-15, gas stimulan berhenti dialirkan ke dalam ruangan. Para tahanan panik, berteriak ketakutan. Mereka memohon agar gas stimulan diaktifkan kembali, dan para peneliti mengabulkan permintaan itu. Suasana kembali kondusif.


Namun, dua hari berikutnya tidak terdengar suara sama sekali, meski gas stimulan telah dinonaktifkan. Akhirnya, beberapa orang diutus untuk memeriksa kondisi para tahanan.


Hanya empat tahanan yang masih bertahan hidup. Mereka juga menemukan potongan tubuh seorang tahanan dengan kondisi tampa paha dan dada. Potongan tubuh tersebut menyumbat saluran pembuangan hingga membanjiri ruangan. Pembunuhan dan mutilasi tersebut dilakukan oleh sesama tahanan.


Kondisi tahanan yang masih hidup tak kalah mengerikan. Kondisi mereka terlihat bagai tengkorak hidup, tanpa kulit dan daging. Mereka merobek perut mereka sendiri dengan tangan kosong dan mengeluarkan isi perutnya sendiri. Beberapa bahkan memakan daging mereka sendiri.


Ketika tentara berusaha menyeret mereka secara paksa, para tahanan berontak dan memberikan perlawanan. Seorang tahanan yang limpanya pecah dan kehilangan banyak darah akhirnya meninggal.


Tiga orang tahanan yang tersisa diajukan pertanyaan, mengapa mereka melakukan pembunuhan dan mutilasi, salah satu dari mereka hanya menjawab,

"Saya harus tetap terjaga."

Akhirnya para tentara dan peneliti mengeksekusi mati dua orang tahanan yang masih hidup. Mereka hanya menyisakan seorang tahanan yang masih hidup.


Kemudian peneliti kembali mengajukan pertanyaan kepada satu-satunya tahanan yang masih hidup tersebut;

"Siapa kamu?"

Tahanan tersebut menjawab sambil tersenyum;

"Apakah Anda lupa begitu mudah? Kami adalah Anda."

Peneliti akhirnya menembak tahanan terakhir tepat di jantung. Sebelum dieksekusi, kata-kata terakhir yang diucapkan tahanan itu adalah;

"Akhirnya... Aku ... Hampir ... Bebas."


Referensi:

Sleepless in Lakeville: Local, national and international cast and crew filming movie in Minnesota - Republican Eagle

How Lack Of Sleep Affects The Brain - BBC News

Creepypasta's Russian Sleep Experiment Is Becoming a Horror Movie - MovieWeb

That Crazy Disturbing “ Russian Sleep Experiment ” Urban Legend - Bloody Disgusting

The Seven Creepiest Science Experiments - Science Now

Movie Adaptation of Creepypasta The Russian Sleep Experiment - Geek Feed (press release) (blog)

The Russian Sleep Experiment - Wikipedia

9 Manfaat Istirahat dan Tidur yang Cukup - Alodokter

Ilmuwan Buat Eksperimen 30 Hari Tanpa Tidur, Hasilnya ... - Viva.co.id

Sadis, 5 Eksperimen Ini Gunakan Manusia sebagai Kelinci Percobaan - Liputan6.com

Lima Eksperimen Manusia Mengerikan Sedunia - Merdeka.com  

Berapa Hari Manusia Mampu Bertahan Tanpa Tidur ?



Rekor tidak tidur terlama dipegang oleh seorang warga Amerika Serikat bernama Randy Gardner yang tidak tidur selama 11 hari dan 25 menit. Meski demikian, rekor itu belum secara akurat dibuktikan. 


Masih banyak lagi cerita yang viral di internet dan media sosial tentang orang-orang yang mengklaim mereka tidak tidur beberapa hari. 

Kisah-kisah ini mungkin tidak akurat. Menurutnya, banyak orang berpikir mereka tidak tidur dan tak percaya pada apa yang dikatakan oleh dokter mereka. 

Dengan kata lain, meski seseorang mengatakan mereka hanya tidur satu jam atau lebih setiap malam, kenyataannya mereka tidur tanpa menyadarinya, meskipun hanya untuk beberapa menit.  


Sebenarnya, hampir secara fisik, manusia tidak mungkin untuk tetap terjaga selama berhari-hari. Ini terjadi karena otak pada dasarnya akan memaksa kita tertidur. 

Semakin kita memaksakan diri untuk tetap terjaga, akhirnya otak terpaku pada tidur dan pada titik tertentu kita tak bisa menahannya.  

Jeff Stibel, seorang brain scientist (pakar ilmuwan otak) mengatakan "manusia hanya bisa bertahan tidur sekitar 11 hari tanpa tidur." 

75 persen massa otak adalah cairan dalam bentuk darah. Otak menerima energi dari darah. Saat darah sedang memompa, otak akan gemuk. 

Saat tidur, berbagai bagian otak mati, dan konsumsi energi yang berkurang mengurangi pembengkakan di neuron. Retakan darah otak, menciptakan ruang kosong yang besar. 


Inilah yang terjadi selanjutnya di otak yang membuat tidur sangat vital bagi kelangsungan hidup. 

Tubuh memanfaatkan sesuatu yang disebut sistem limfatik untuk mengusir racun. Darah dipenuhi dengan racun yang mengerikan. Namun, tubuh mengambil yang baik, dan sistem limfatik mengeluarkan yang buruk. 

Sistem limfatik bekerja di seluruh tubuh dengan satu pengecualian otak.
Otak adalah sebuah organ pendaur ulang limbah yang luar biasa. Tanpa tidur, racun menumpuk dan membunuh kita setelah sekitar 200 jam. 

Seperti yang telah dibahas diawal, Randy Gardner seorang remaja berusia 17 tahun yang sama sekali tidak tidur selama 264 jam atau 11 hari. 

Psikiater asal Universitas Stanford, William C Dement, melakukan penelitian dan pemeriksaan langsung terhadap Randy Gardner. Selama Randy Gardner melakukan aksinya, William C Dement merekam aktivitas otaknya.  


Dampak kurang tidur pada Randy Gardner mulai terlihat pada hari ketiga percobaan. Randy Gardner bersikap murung dan kehilangan koordinasi. 


Sedikit demi sedikit fungsi indranya mengalami penurunan. Pada hari kelima, Randy Gardner mulai berhalusinasi dan seperti bermimpi. 

Kasus Randy Gardner setidaknya menjadi bukti bahwa otak punya benteng pertahanan untuk mencegah degradasi saraf di otak. Caranya dengan melakukan microsleep. 

Microsleep adalah kondisi di mana otak sebenarnya sedang beristirahat sejenak, tapi fisik tetap aktif. Hanya beberapa bagian otak yang beristirahat untuk memulihkan rasa letih. Situasi seperti itu hanya berlangsung beberapa detik. 

Jika anda tidak tidur selama 24 jam maka anda akan mengalami gangguan mood dan sering berbicara tidak jelas. Tidak tidur 2 hari maka sistem koordinasi dan hormonal akan menurun tajam dan menurunkan memori pada otak. Tiga hati tidak tidur akan membuat anda mengalami halusinasi. 


Karyn O'Keefe, seorang Sleep/Wake Research (pakar tidur) dari Universitas Massey di Selandia Baru, mengatakan, kurang tidur dapat menyebabkan kematian meski tidak secara langsung.

Kurang tidur dapat menurunkan ketajaman konsentrasi. Apalagi saat sedang sangat mengantuk, kita mungkin tidak sadar kalau sempat terlelap beberapa detik (microsleep).


Referensi: 

Manusia Hanya Bertahan 11 Hari tanpa Tidur - Republika.co.id 

Eksperimen 30 Hari Tidak Tidur, Hasilnya Mengejutkan! - Dream.co.id

Berapa Lama Manusia Bisa Bertahan Tanpa Tidur? - KOMPAS.com 

Ini yang Terjadi pada Tubuh jika Tidak Tidur Beberapa Hari  - KOMPAS.com 

Hadist Fitnah Akhir Zaman dari Dzurriyah Keturunan Nabi (Habaib)

Fitnah besar akhir jaman akan menerpa umat Islam. Banyak hadis yang diriwayatkan Rasulullah SAW yang berisi fitnah besar itu. Salah satunya adalah Fitnah yang datang dari Dzurriyah, yaitu akhlak dari para keturunan Rasulullah yang akan jadi fitnah akhir zaman.

ﺣَﺪَّﺛَﻨَﺎ ﻳَﺤْﻴَﻰ ﺑْﻦُ ﻋُﺜْﻤَﺎﻥَ ﺑْﻦِ ﺳَﻌِﻴﺪٍ ﺍﻟْﺤِﻤْﺼِﻲُّ ﺣَﺪَّﺛَﻨَﺎ ﺃَﺑُﻮ ﺍﻟْﻤُﻐِﻴﺮَﺓِ ﺣَﺪَّﺛَﻨِﻲ ﻋَﺒْﺪُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺑْﻦُ ﺳَﺎﻟِﻢٍ ﺣَﺪَّﺛَﻨِﻲ ﺍﻟْﻌَﻠَﺎﺀُ ﺑْﻦُ ﻋُﺘْﺒَﺔَ ﻋَﻦْ ﻋُﻤَﻴْﺮِ ﺑْﻦِ ﻫَﺎﻧِﺊٍ ﺍﻟْﻌَﻨْﺴِﻲِّ ﻗَﺎﻝَ ﺳَﻤِﻌْﺖُ ﻋَﺒْﺪَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺑْﻦَ ﻋُﻤَﺮَ ﻳَﻘُﻮﻝُ ﻛُﻨَّﺎ ﻗُﻌُﻮﺩًﺍ ﻋِﻨْﺪَ ﺭَﺳُﻮﻝِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻓَﺬَﻛَﺮَ ﺍﻟْﻔِﺘَﻦَ ﻓَﺄَﻛْﺜَﺮَ ﻓِﻲ ﺫِﻛْﺮِﻫَﺎ ﺣَﺘَّﻰ ﺫَﻛَﺮَ ﻓِﺘْﻨَﺔَ ﺍﻟْﺄَﺣْﻠَﺎﺱِ ﻓَﻘَﺎﻝَ ﻗَﺎﺋِﻞٌ ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﻣَﺎ ﻓِﺘْﻨَﺔُ ﺍﻟْﺄَﺣْﻠَﺎﺱِ ﻗَﺎﻝَ ﻫِﻲَ ﻫَﺮَﺏٌ ﻭَﺣَﺮْﺏٌ ﺛُﻢَّ ﻓِﺘْﻨَﺔُ ﺍﻟﺴَّﺮَّﺍﺀِ ﺩَﺧَﻨُﻬَﺎ ﻣِﻦْ ﺗَﺤْﺖِ ﻗَﺪَﻣَﻲْ ﺭَﺟُﻞٍ ﻣِﻦْ ﺃَﻫْﻞِ ﺑَﻴْﺘِﻲ ﻳَﺰْﻋُﻢُ ﺃَﻧَّﻪُ ﻣِﻨِّﻲ ﻭَﻟَﻴْﺲَ ﻣِﻨِّﻲ ﻭَﺇِﻧَّﻤَﺎ ﺃَﻭْﻟِﻴَﺎﺋِﻲ ﺍﻟْﻤُﺘَّﻘُﻮﻥَ ﺛُﻢَّ ﻳَﺼْﻄَﻠِﺢُ ﺍﻟﻨَّﺎﺱُ ﻋَﻠَﻰ ﺭَﺟُﻞٍ ﻛَﻮَﺭِﻙٍ ﻋَﻠَﻰ ﺿِﻠَﻊٍ ﺛُﻢَّ ﻓِﺘْﻨَﺔُ ﺍﻟﺪُّﻫَﻴْﻤَﺎﺀِ ﻟَﺎ ﺗَﺪَﻉُ ﺃَﺣَﺪًﺍ ﻣِﻦْ ﻫَﺬِﻩِ ﺍﻟْﺄُﻣَّﺔِ ﺇِﻟَّﺎ ﻟَﻄَﻤَﺘْﻪُ ﻟَﻄْﻤَﺔً ﻓَﺈِﺫَﺍ ﻗِﻴﻞَ ﺍﻧْﻘَﻀَﺖْ ﺗَﻤَﺎﺩَﺕْ ﻳُﺼْﺒِﺢُ ﺍﻟﺮَّﺟُﻞُ ﻓِﻴﻬَﺎ ﻣُﺆْﻣِﻨًﺎ ﻭَﻳُﻤْﺴِﻲ ﻛَﺎﻓِﺮًﺍ ﺣَﺘَّﻰ ﻳَﺼِﻴﺮَ ﺍﻟﻨَّﺎﺱُ ﺇِﻟَﻰ ﻓُﺴْﻄَﺎﻃَﻴْﻦِ ﻓُﺴْﻄَﺎﻁِ ﺇِﻳﻤَﺎﻥٍ ﻟَﺎ ﻧِﻔَﺎﻕَ ﻓِﻴﻪِ ﻭَﻓُﺴْﻄَﺎﻁِ ﻧِﻔَﺎﻕٍ ﻟَﺎ ﺇِﻳﻤَﺎﻥَ ﻓِﻴﻪِ ﻓَﺈِﺫَﺍ ﻛَﺎﻥَ ﺫَﺍﻛُﻢْ ﻓَﺎﻧْﺘَﻈِﺮُﻭﺍ ﺍﻟﺪَّﺟَّﺎﻝَ ﻣِﻦْ ﻳَﻮْﻣِﻪِ ﺃَﻭْ ﻣِﻦْ ﻏَﺪِﻩِ  

Abdullah bin Umar berkata, "Saat kami duduk-duduk di sisi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam , beliau bercerita tentang fitnah, panjang lebar beliau bercerita seputar fitnah itu hingga beliau menyebutkan tentang fitnah Al Ahlas. Seorang laki-laki lalu bertanya, 


"Wahai Rasulullah, apa itu fitnah Al Ahlas?" 

Beliau menjawab: 
"Adanya permusuhan dan peperangan, kemudian fitnah sarra' yang asapnya muncul dari bawah kedua kaki seorang laki-laki ahlu-bait ku (keturunan Nabi). Ia mengaku berasal dari keturunan ku padahal bukan (tidak diakui Nabi). Wali-wali ku adalah orang yang bertaqwa. Kemudian orang-orang akan berdamai pada seorang laki-laki layaknya pangkal paha yang bertumpuk di tulang rusuk (kesepakatan yang semu). Kemudian akan muncul fitnah seorang yang buta (dengan kekuasaan), tidak seorang pun dari umat ini kecuali ia akan mendapat satu tamparan di mukanya (bencana kerusakan darinya). Ketika fitnah itu telah dianggap usai, namun fitnah tersebut justru berkelanjutan. Seorang laki-laki yang paginya beriman menjadi kafir di waktu sore,sehingga manusia akan menjadi dua kelompok; 
sekelompok orang yang beriman dan tidak ada kemunafikan dalam keimanannya, dan sekelompok orang yang penuh kemunafikan dan tidak ada keimanan padanya. Jika kondisi kalian sudah begitu,maka tunggulah munculnya Dajjal pada hari itu atau keesokan harinya (dekat kemunculannya)."
Hadits Riwayat Abu Dawud No. 4242, Bab dzikrul fitan wa dalailuha. 


Gelar Sayid, gelar Habib, diberikan orang. Sama halnya dengan kiai. Siapa yang memberi gelar kiai? Umat yang hormat sama dia.

Bagi Umat, ada keistimewaan pada orang-orang yang mempunyai tali keturunan dengan Rasulullah, ada keistimewaan. Keistimewaan itu suka atau tidak suka harus Anda akui.

Catatan literatur-literatur Indo-Eropa, Indo-Tionghoa, Indo-Arab,  jarang sekali orang ditulis namanya dengan gelar “Habib”, paling cuma “sayid” saja.

Karena syaratnya, bahwa dia harus orang alim, di samping keturunan [Nabi]. Harus orang alim. Habib itu orang yang mengasihi dan dikasihi.

“Mengasihi” dalam bahasa Arab itu artinya “Muhib”. Kalau “yang dikasihi” itu “Mahbub”. Kalau “Habib”, bisa berarti subjek bisa berarti objek.

Jadi, “Habib” tidak boleh bertepuk sebelah tangan, hanya mau dicintai tapi tidak mencintai orang, apalagi memaki terhadaptyang tidak sependapat dengannya, hingga menyebar menyebar kebencian.

Orang jaman dulu tidak meminta dirinya dipanggil habib, dan juga tidak menolak (ketika dipanggil habib).

Bahkan sampai sekarang, sebenarnya ada orang-orang yang punya garis keturunan dari Nabi, punya pengabdian yang besar, tidak dikenal sebagai sayid.

Gelar Habib atau Sayid hanya karena garis keturunan, tidak akan banyak manfaatnya kalau dia berakhlak buruk.

Orang dengan gelar Habib atau Sayid tidak otomatis pasti akan masuk surga (Auto Surga). Walau ia memiliki nasab (keturunan) yang mulia. Nasabnya itu tidak bisa mengejar derajat mulia di sisi Allah.

ﻭَﻟِﻜُﻞٍّ ﺩَﺭَﺟَﺎﺕٌ ﻣِﻤَّﺎ ﻋَﻤِﻠُﻮﺍ

"Dan bagi masing-masing mereka derajat menurut apa yang telah mereka kerjakan" (QS. Al-An’aam [6]: 132 dan Al-Ahqaf [46]: 19).

Karena kedudukan mulia di sisi Allah adalah timbal balik dari amalan yang baik, bukan dari nasab (HR. Muslim no. 2699, hadits dari Abu Hurairah).

Nabi Muhammad SAW sendiri berkata kepada Fathimah, putri Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam) saja tidak bisa ditolong oleh beliau.

Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu berkata :

ﻗَﺎﻡَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ – ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ – ﺣِﻴﻦَ ﺃَﻧْﺰَﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﺰَّ ﻭَﺟَﻞَّ ‏( ﻭَﺃَﻧْﺬِﺭْ ﻋَﺸِﻴﺮَﺗَﻚَ ﺍﻷَﻗْﺮَﺑِﻴﻦَ ‏) ﻗَﺎﻝَ ‏« ﻳَﺎ ﻣَﻌْﺸَﺮَ ﻗُﺮَﻳْﺶٍ – ﺃَﻭْ ﻛَﻠِﻤَﺔً ﻧَﺤْﻮَﻫَﺎ – ﺍﺷْﺘَﺮُﻭﺍ ﺃَﻧْﻔُﺴَﻜُﻢْ ، ﻻَ ﺃُﻏْﻨِﻰ ﻋَﻨْﻜُﻢْ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺷَﻴْﺌًﺎ ، ﻳَﺎ ﺑَﻨِﻰ ﻋَﺒْﺪِ ﻣَﻨَﺎﻑٍ ﻻَ ﺃُﻏْﻨِﻰ ﻋَﻨْﻜُﻢْ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺷَﻴْﺌًﺎ ، ﻳَﺎ ﻋَﺒَّﺎﺱُ ﺑْﻦَ ﻋَﺒْﺪِ ﺍﻟْﻤُﻄَّﻠِﺐِ ﻻَ ﺃُﻏْﻨِﻰ ﻋَﻨْﻚَ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺷَﻴْﺌًﺎ ، ﻭَﻳَﺎ ﺻَﻔِﻴَّﺔُ ﻋَﻤَّﺔَ ﺭَﺳُﻮﻝِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻻَ ﺃُﻏْﻨِﻰ ﻋَﻨْﻚِ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺷَﻴْﺌًﺎ ، ﻭَﻳَﺎ ﻓَﺎﻃِﻤَﺔُ ﺑِﻨْﺖَ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﺳَﻠِﻴﻨِﻰ ﻣَﺎ ﺷِﺌْﺖِ ﻣِﻦْ ﻣَﺎﻟِﻰ ﻻَ ﺃُﻏْﻨِﻰ ﻋَﻨْﻚِ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺷَﻴْﺌًﺎ 

Rasulullah SAW bersabda : 
"Wahai orang Quraisy -atau kalimat semacam itu-, selamatkanlah diri kalian sesungguhnya aku tidak dapat menolong kalian sedikit pun dari Allah. Wahai Bani ‘Abdi Manaf, sesungguhnya aku tidak dapat menolong kalian sedikit pun dari Allah. Wahai ‘Abbas bin ‘Abdul Muthollib, sesungguhnya aku tidak dapat menolongmu sedikit pun dari Allah. Wahai Shofiyah bibi Rasulullah, sesungguhnya aku tidak dapat menolongmu sedikit pun dari Allah. Wahai Fathimah puteri Muhammad, mintalah padaku apa yang engkau mau dari hartaku, sesungguhnya aku tidak dapat menolongmu sedikit pun dari Allah" 
HR. Bukhari no. 2753 dan Muslim no. 206

Selasa, 01 Januari 2019

Mandi Satu Kali Sehari Ternyata Baik Untuk Kesehatan (Studi Ilmuan)

Mandi dua kali sudah jadi kebiasaan bagi sebagian orang, terutama masyarakat Indonesia. Jika ada teman yang hanya mandi satu kali biasanya akan dicap sebagai orang yang jorok. 



Waktu yang paling ideal untuk mandi adalah pagi setelah bangun tidur dan sore hari usai beraktivitas. 

Umumnya, orang berpendapat bahwa mandi di malam hari itu tidak baik untuk kesehatan, terutama karena dapat menyebabkan penyakit rematik. Benarkah demikian? 




Menurut dr. Adithia Kwee, ternyata hal tersebut hanyalah mitos belaka. Mandi di malam hari tidak ada kaitannya sama sekali dengan penyakit rematik. 

Menurut pemaparannya, rematik adalah penyakit autoimun yang disebabkan oleh kelainan genetik. Mandi dengan air hangat di malam hari justru dapat memberikan berbagai manfaat. 




Banyak orang yang malas mandi pagi. Padahal, ada banyak manfaat mandi pagi bagi kesehatan. Salah satunya adalah membantu membuang keringat dan kuman penyebab penyakit. Perlu diketahui, saat tidur di malam hari, tubuh mengeluarkan keringat. Jika keringat yang menempel pada tubuh Anda tidak segera dibersihkan, kuman dapat berkembangbiak dengan mudah. Selain menyebabkan bau badan, kuman yang dibiarkan berkembang pada tubuh juga dapat meningkatkan risiko infeksi. 

Mandi dengan air dingin secara teratur di pagi hari juga dapat membantu merangsang kelenjar getah bening untuk menghasilkan lebih banyak sel-sel kekebalan tubuh yang dapat melawan infeksi. 


Dengan kata lain, mandi pagi, terutama dengan air dingin, dapat membantu Anda terhindar dari penyakit yang diakibatkan oleh infeksi kuman. Selain itu, mandi di pagi hari juga bisa berfungsi sebagai mood booster agar Anda lebih semangat menjalani rutinitas. 

Selain di pagi hari, mandi juga dapat dilakukan di sore atau malam hari usai beraktivitas. Keduanya sangat penting untuk membantu tubuh kembali segar. Jika sudah demikian, Anda tentu akan merasa lebih nyaman.  


Selain itu, sama halnya dengan mandi pagi, manfaat mandi sore atau malam hari juga dapat membantu menghilangkan keringat, kuman, polusi, dan kotoran lainnya yang menempel pada tubuh Anda. Bagi Anda yang mempunyai masalah sulit tidur, cobalah siasati dengan mandi air hangat terlebih dulu sebelum tidur. 


Menurut Christopher Winter, M.D., dari T
he American Academy of Sleep Medicine, mandi satu kali dalam sehari membuat suhu tubuh naik saat mandi dengan air hangat dan akan segera kembali normal begitu selesai mandi. Penurunan suhu tubuh yang terjadi dengan cepat ini dipercaya dapat memicu rasa kantuk.  


Christopher Winter, M.D

Manfaat mandi malam dengan air hangat selanjutnya adalah membantu mengatasi stres. Sebelum mandi, tambahkan beberapa tetes minyak lavender pada air. 

Cara ini terbukti dapat membantu melemaskan otot-otot tubuh dan mengurangi hormon kortisol yang menjadi penyebab stres. Berendam dan mandi dengan air hangat juga dapat membantu melancarkan peredaran darah. Peredaran darah yang lancar akan menurunkan risiko tekanan darah tinggi dan penyakit jantung. 



Mandi Satu Kali dalam Sehari Ternyata Baik Untuk Kesehatan

Menurut Genetic Science Centre di University of Utah, tubuh yang bersih dapat merusak mikrobiome manusia. Ini adalah sekumpulan bakteri, virus dan mikroba yang hidup di tubuh kita. Kuman-kuman baik (Probiotik) itu bermanfaat untuk kesehatan. 



Peneliti mengatakan mengganggu ekosistem mikroba itu dapat menyebabkan penyakit. Akibatnya, sistem kekebalan tubuh, pencernaan dan bahkan jantung juga terganggu.

Menurut sebuah penelitian mandi sehari satu kali justru baik untuk kesehatan. Dilansir dari Lilfscience.com (9/2/2018) sebuah studi mengungkapkan fakta tentang mandi. 

Studi ini meneliti sebuah suku primitif Yanomami di pedalaman hutan Amazon, Brazil. 




Orang-orang suku Yanomami jarang bersentuhan dengan air. Hal ini bertujuan untuk melindungi diri dari ancaman bintang buas. 



Dengan tidak bersentuhan dengan air, kompleksitas bakteri dalam tubuh mereka menjadi tinggi dan menjadi antibiotik alami bagi tubuh.



Studi tersebut mengungkapkan, suku Yanomami memiliki kumpulan mikroba lebih kaya di kulit dan keragaman tertinggi bakteri dan fungsi genetik yang pernah dilaporkan dalam kelompok manusia. 

Mereka bahkan memiliki bakteri yang membawa resistensi antibiotika kendati belum pernah berkontak dengan antibiotik

Inilah yang membuat tubuh orang-orang suku Yanomami lebih kebal terhadap serangan virus penyakit.

Kompleksitas bakteri sendiri merupakan sekumpulan mikro bioma yang penting untuk kesehatan tubuh. 


Jika kompleksitas bakteri berkurang, tubuh akan rentan terhadap virus dan penyakit. Apalagi jika orang-orang tersebut berada daerah beriklim tropis, seperti di Indonesia. 




Memang tidak disebutkan bahwa jarang mandi akan benar-benar berdampak baik bagi kesehatan tubuh, namun terbukti secara ilmiah baik bagi kesehatan kulit. Kelembapan kulit pun akan terjaga dengan baik jika mandi dilakukan secara berkala, paling sering satu kali sehari. 

Sabun dan sampo mempengaruhi keragaman mikrobiome manusia. Paparan bahan kimia pada sabun & sampo mengurangi tingkat kelembapan kulit jika digunakan terlalu sering, dan inilah yang sebenarnya sering dikeluhkan oleh banyak orang setelah selesai mandi. 

Jadi, apakah anda akan mandi dua kali atau hanya satu kali dalam sehari? 


Referensi:  


Beragam Fakta Menarik Seputar Manfaat Mandi dan Waktu Mandi yang Baik - Lifebuoy.co.id

Mandi Cuma Satu Kali Dalam Sehari Ternyata Baik Untuk Kesehatan Tubuh - TribunJualBeli.com 

Mandi 2 Kali Sehari Ternyata Tak Baik untuk Tubuh, Ini Alasannya - Liputan6.com 


Mandi Setiap Hari Ternyata Tak Baik untuk Kesehatan? - KOMPAS.com

Sejarah Kerajaan Kotawaringin dan Istana Kuning Pangkalanbun


Dalam Hikayat Banjar dan Kakawin Negarakretagama, disebut Kerajaan Kota Beringin (Kuta-Ringin) karena Sultan pertama, Pangeran Adipati Antakasuma melihat banyak pohon ringin (beringin) yang membentuk kuta (pagar).

Naskah Negarakretagama

Dalam bahasa Banjar kuno, 
Kuta berarti kota, sedangkan Ringin berarti beringin.


Sebelum berdirinya Kerajaan Kotawaringin, Raja-raja Banjar sebagai penguasa sepanjang pantai selatan dan timur pulau Kalimantan telah mengirim menteri-menteri atau ketua-ketua untuk menyebarkan agama Islam kepada penduduk serta suku setempat yang tinggal di sepanjang bantaran sungai Arut hingga hulu sungai Lamandau (Kotawaringin Lama).

Sungai Arut jaman dulu  
Kesultanan Kotawaringin didirikan oleh Pangeran Adipati Antakasuma yang merupakan salah seorang putra Raja Banjar ke IV Sultan Mus'tainubillah. Pangeran Adipati Antakasuma memerintah dari tahun 1615-1630 M dengan dibantu Mangkubumi Kyai Gede.

Pangeran Adipati Antakasuma 

Ibukota Kesultanan Kotawaringin semula berada di Kotawaringin Lama (hulu Sungai Lamandau). Disitulah Pangeran Adipati Antakasuma mendirikan Istana Kesultanan Kotawaringin dengan nama Astana Al - Nursari.

Astana Al - Nursari di Kecamatan Kotawaringin Lama

Kemudian pada masa pemerintahan Sultan Imanudin, tahun 1814 ibukota kesultanan dipindahkan dari Kotawaringin Lama ke Pangkalan Bun. Sultan Imanudin mendirikan sebuah istana  yang diberi nama Astana Indra Sari yang lebih populer kini disebut Istana Kuning sebagai pusat pemerintahan.

Astana Indra Sari (Istana Kuning)

Sebelumnya Sultan Imannudin mencari lokasi yang stategis dan cocok untuk membangun istana yang baru. Sultan Imannudin melakukan perjalanan ke Kahayan, Mendawai, Sampit, Sembuluh, Pembuang, hingga akhirnya Sultan Imannudin berhenti di sebuah dermaga atau pangkalan, beliau bertanya:

'pongkalan (pangkalan/tempat singgah) siapa ini?

Dijawab orang yang ada di situ,
"pangkalan ini kepunyaan si Bu'un"
(Buun adalah nama orang dari suku Dayak. Rumah milik Buun berada di muara sungai Arut).


Akhirnya Sultan Imannudin menamakan tempat yang dia singgahi tersebut dengan nama Pongkalan Bu'un (sekarang jadi Pangkalan Bun). Sultan Imannudin mengatakan, siapapun saja bisa datang dan tinggal di sini tapi harus bisa beradaptasi dan menyesuaikan diri. Hal tersebut dinyatakan dalam sebuah amanah yang berbunyi:

"Kudirikan Negeri Sukabumi Kutaringin baru Pangkalan Bu’un untuk anak-anaku, cucu-cucuku, keturunanku dan orang-orang yang mau berdiam di negeriku dalam pangkuan Kesultanan Kutaringin"

Setelah Sultan Imannudin wafat,  digantikan oleh Dipati Gading. Setelah Dipati Gading wafat, digantikan oleh Pangeran Panembahan Anum yang memerintah dari tahun 1655-1682.

Sultan Kotawaringin yang keempat adalah Pangeran Prabu yang memerintah dari tahun 1682-1699 M dengan Mangkubumi Pangeran Dira. Setelah Pangeran Prabu wafat, digantikan oleh Pangeran Dipati Tuha yang memerintah dari tahun 1699-1711 M dengan Mangkubumi Pangeran Cakra.

Sultan Kotawaringin yang keenam adalah Pangeran Penghulu yang memerintah tahun 1711-1727 M. Seluruh sultan, mulai Sultan kedua hingga Sultan keenam dimakamkan di Kotawaringin lama.


Sultan Kotawaringin yang ketujuh adalah Pangeran Ratu Bengawan yang memerintah dari tahun 1727-1761 M. Pada masa pemerintahan Pangeran Ratu Bengawan, Kesultanan Kotawaringin mengalami masa keemasan dengan melimpahruahnya hasil bumi dan lakunya hasil kerajinan dari Kotawaringin di pasar.

Mangkubumi Pangeran Paku Negara dengan Pangeran Ratu Anum Kesumayuda Tuha menggantikan Pangeran Ratu Bengawan sebagai sultan kedelapan, beliau memerintah dari tahun 1761-1805 M.

Pada masa Mangkubumi Pangeran Paku Negara dengan Pangeran Ratu Anum inilah di bangun pesantren di Danau Gatal Kanan dan Danau Gatal Kiri (desa Rungun sekarang) sebagai tempat mendidik putra-putri kesultanan.

Pada masa Sultan kesembilan Pangeran Sultan Imanudin, ibu kota Kesultanan Kotawaringin dipindahkan ketepian sungai Arut yang diberi nama Sukabumi Indra Sakti yang kemudian dikenal sebagai Pangkalan Bu’un dan Istana Kedua didirikan sekitar sungai Arut, yang kini dikenal dengan nama Istana Kuning.

Empat bangunan di Istana Kuning menandakan asal dari istri Sultan Kutaringin ke-9 yakni 1 Dayak, 1 China, dan 2 Melayu.


Bangunan paling kanan dinamakan Bangsal dengan arsitektur rumah Betang atau rumah khas Dayak, di sebelahnya Balai Rumbang (motif rumah China), dan 2 bangunan khas Melayu menjadi satu yaitu Keraton Dalam Kuning dan Balai Pahaderan.


Dua istri Sultan Imannudin dari Melayu, Keratonnya di Dalam Kuning. Ini yang paling disukai Sultan, jadi satu dengan Balai Pahaderan. Balai Pahaderan terlihat lebih menyerupai aula. Sementara Keraton Dalam Kuning dulunya adalah tempat tinggal Raja. Saat ini di dalam Keraton hanya berisi barang-barang sisa peninggalan Kesultanan.


Di tengah-tengah terdapat kain bercorak kuning hijau yang dipasang di tembok. Ada tombak-tombak, guci, lukisan wajah raja-raja Kesultanan dari yang pertama hingga saat ini yang ke-15, dan juga replika kereta kencana terparkir di dalamnya.


Tahun 1949 Kerajaan Kutaringin bergabung dengan NKRI, namun karena pihak Belanda masih ingin kembali menjajah, Raja ke-14 Kutaringin Pangeran Kesuma Anum Alamsyah bersama istri dan anak-anaknya berangkat ke Surakarta (Solo).

Pangeran Kesuma Anum Alamsyah 

Pangeran Kesuma Anum Alamsyah menghadap Bung Karno di Pendopo Agung Yogyakarta yang waktu itu Ibukota Negara. Pangeran Kesuma Anum Alamsyah menyatakan tekadnya mendukung NKRI dengan menyatukan sistem pemerintahan Kesultanan Kutaringin bergabung dalam wilayah NKRI. Presiden Soekarno mengangkat Pangeran Kesuma Anum Alamsyah menjadi Wedana di daerah Sukoharjo, Karasidenan Surakarta (sekarang Solo).

Bung Karno berjanji akan mengembalikan Pangeran Kesuma Anum Alamsyah ke daerah asalnya dan Kutaringin akan mendapat status daerah Istimewa seperti DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta) dengan sebutan Swaparaja Kotawaringin. Namun hingga Soekarno lengser, janji tersebut tak pernah terwujud.

Pangeran Kesuma Anum Alamsyah memiliki beberapa orang anak, diantaranya putra kembar, yang bernama Pangeran Alidin Sukma Alamsyah dan Pangeran Muasjidinsyah.

Foto: 
Pangeran Muasjidinsyah (kiri) 
Sultan Kesuma Anum Alamsyah (tengah) 
Pangeran Alidin Sukma Alamsyah (kanan)

Pangeran Alidin Sukma Alamsyah dinobatkan jadi Sultan ke-15 Kerajaan Kotawaringin tahun 2010.

Penobatan Sultan ke-15 Kerajaan Kotawaringin Alidin Sukma Alamsyah tahun 2010

Adik Kandung sekaligus saudara kembar Pangeran Alidin Sukma Alamsyah, Pangeran Muasjidinsyah kembali pulang ke Pangkalan Bun dari Solo usai Istana Kuning terbakar pada tahun 1986. Hingga kini, Ia tinggal di rumah yang berada tepat di sebelah Istana Kuning.

Pangeran Muasjidinsyah

Kebakaran tersebut kabarnya dilakukan oleh seorang wanita yang hilang akal bernama Draya. Peristiwa tersebut menghanguskan seluruh bangunan Istana Kuning berikut isinya.


Pemugaran baru dilakukan pada tahun 2000, tentu bangunannya sudah tidak sama seperti dulu. Istana tua ini mulai difungsikan untuk kegiatan pariwisata dan perkantoran dengan tujuan mengakrabkan istana dengan masyarakat setempat.

"Kami memang sudah nggak punya apa-apa, gara-gara kebakaran itu. Beda dengan Kerajaan Yogya yang masih punya banyak aset. Tapi yang penting tanamkan rasa ikut memiliki, saling menjaga, seperti falsafah Adipati Raden Aryo," 
ujar Pangeran Muasjidinsyah

Di dalam istana ini hampir tak ada isinya. Ukuran bangunan-bangunannya yang besar dan luas semakin menambah kesan kosong istana tersebut. Akan tetapi, Anda masih dapat dilihat sejumlah lukisan raja-raja terdahulu yang berderet rapi di salah satu pojok ruangan.


Terdapat pula berbagai peninggalan bersejarah berupa perabotan, senjata tradisional, serta sebuah kereta kencana yang biasa digunakan keluarga kerajaan zaman dulu untuk berkeliling. Kereta kuda tersebut adalah kereta kuda replika yang dipesan dari Jawa sebagai pengganti kereta kencana yang hancur terbakar.


Meski bangunan yang sekarang adalah hasil pemugaran namun mengingat muatan sejarah dan budaya yang dimilikinya maka hingga kini Istana Kuning terus dikunjungi wisatawan lokal hingga luar negeri.

Astana Indra Sari (Istana Kuning) Pangkalanbun tahun 2000, setelah mengalami pemugaran, pasca terbakar tahun 1986.  
Pangeran Muasjidinsyah biasa dipanggil 'Ama' oleh masyarakat Kotawaringin barat. Oleh pihak-pihak birokrasi sendiri, Ama juga sangat dihormati, Pangeran Ama diajak bergabung dengan tim sukses Ujang Iskandar saat dulu maju sebagai Bupati Kobar di periode pertama.

Meskipun sang Kakak yang menjabat sebagai sultan ke-15 Kotawaringin, namun Sosok Pangeran Ama sendiri di Kobar dan wilayah Kalteng cukup punya peran. Ama Dianggap sebagai tokoh daerah, hampir seluruh masyarakat sekitar menjadikan pangeran Ama sebagai panutan. Pria yang pembawaannya santai ini dianggap berjasa di Kobar karena dapat merangkul suku-suku yang berselisih di wilayahnya.


Berkat Ama, kerusuhan yang melibatkan pertikaian antara Suku Dayak dengan Suku Madura tidak jadi pecah seperti yang terjadi di Sampit. Konflik kedua kubu bisa diredam & diminimalisir. Meski sesekali mengkritisi pemerintahan, Ama terlihat tetap rendah hati. Usia Ama memang sudah tak muda lagi, namun semangatnya membela kebenaran menular kepada setiap orang yang berbincang dengannya.

Baca juga: 
Sejarah Kota Sampit - Dari Jaman Kerajaan Sakai Sungai Sampit, Kerajaan Banjar, Penjajahan Belanda, Kerajaan Kotawaringin, Hingga Jadi Ibukota Kabupaten Kotawaringin Timur setelah Kemerdekaan Indonesia 



Referensi:

Istana Kuning, Jejak Tersisa dari Kerajaan Kutaringin - KOMPAS.com

Sejarah Kesultanan Kotawaringin dan Asal Mula Nama Pangkalan Bun - SINDOnews.com

Kisah Pangeran Ama, Penjaga Istana Kuning Kerajaan Kutaringin yang Tak Jumawa - Detik News

Melihat Istana Kuning Milik Kesultanan Kutaringin yang Eksotis di Pangkalan Bun - Detik News